Hanya Untuk Rp.500, Kakek Ini Malah Tertipu Uang Palsu

33.062 dibaca

BUANAINDONESIA.CO.ID, GARUT – Tega bin Sadis itu yang diungkapkan Yandi Sani warga Singajaya melihat kejadian yang menimpa penjual Opak Bapak Damiri ( 72 ) warga kampung Cibitung desa Cigintung kecamatan Singajaya Garut, kenapa tidak ? Keuntungan yang tidak seberapa malah di tipu pembeli dengan membayar menggunakan uang palsu pecahan Rp 100.000, bukan itu saja uang kembalian senilai Rp 75.000 dibawa sang penipu.

Kepada Buanaindonesia Yandi Sani menuturkan, tanpa sengaja menemukan Pak Damiri yang seakan kebingungan karena uang yang di dapat dari 2 orang pemuda yang membeli opaknya ternyata uang palsu.

Advertisement

” Ketahuan uang palsunya ketika pak Damiri hendak berbelanja di sebuah warung di daerah Singajaya”, tutur Yandi, Kamis 30 Mei 2019.

Masih kata Yandi, merasa penasaran, pak Damiri diajak ke Bank BPR yang ada di Singajaya, dari keterangan petugas Bank uang tersebut ternyata benar palsu.

” Melihat kejadian ini saya sangat prihatin, karena bukan keuntungan yang didapat, malah rugi yang diterima oleh pak Damiri, pasalnya si pembeli bukan saja membayar dengan uang palsu, namun uang kembalian yang sebesar Rp. 75.000 diambilnya, padahal dari keuntungan opak pak Damiri hanya mempunyai keuntungan Rp. 500 saja”, terang Yandi.

Merasa Iba sambung Yandi, dirinya mencoba menjambangi rumah pak Damiri yang berada di kampung Cibitung desa Cigintung kecamatan Singajaya, melihat kondisi keadaannya sangat memprihatinkan, rumahnya jauh sekali dari kata layak, tetapi belum pernah sekalipun mendapat bantuan dari pemerintah.

” Untuk membantu kerugian pak Damiri, saya mengajak warga masyarakat Garut yang peduli ke Pak Damiri untuk membantunya, silahkan langsung saja menemui beliau di alamat diatas”, pungkas Yandi Sani.