
BUANAINDONESIA.CO.ID, BANDUNG – IASR (Ikatan Aluminium Seni Rupa) ITB akan menggelar pameran Seni Rupa ‘Banjir’ dan diskusi publik yang berhubungan dengan strategi kebudayaan dalam membangun ketahanan bencana melalui pendekatan ‘Seni, Budaya dan Lingkungan’. Diskusi publik yang akan di gelar hari Sabtu, 28 April 2018 akan menghadirkan tiga pasangan calon pemimpin Kota Bandung, untuk berdiskusi mengenai Seni, Budaya dan Lingkungan. Gagasan-gagasan mereka (calon Pemimpin) akan ditanggapi oleh pakar yang dihadirkan dalam diskusi, diantaranya, Dadang Ramdhan (budayawan sunda), Tisna Sanjaya (seniman), Asmujo J.Irianto (Kurator) dan Asep Salahudin.
Tisna Sanjaya selaku seniman mengatakan bahwa, dirinya bersama IASR akan berupaya membantu masyarakat untuk memberikan perubahan dan bantuan.
“Yang ingin disampaikan dengan Kaitannya dengan pemilihan walikota, tentu saja kalau hanya sebagai pameran ini sudah selesai tapi kami ingin dari komunitas ini tidak hanya itu, tapi langsung ingin berdampak kepada perubahan tadi, secara fisik kalo karya ini terjual akan dihibahkan dan diberikan kepada korban banjir,” jelasnya, dalam konferensi pers di gedung YPK jalan Naripan No 7-9, Kamis, 26 April 2018.
“Fokusnya secara tema, seni, budaya dan lingkungan, jadi melalui seni dan kebudayaan, menciptakan karya seni prosedur kreatif, karya seni dari 66 yang beragam bentuk, yang hadir disini dari satu tema yang sama yaitu banjir, ingin memberikan daya perubahan pada lingkungan,” tambahnya.
Terakhir ia juga menegaskan, dalam momentum ini dirinya bersama IASR ingin mengajak seniman-seniman, budayawan dan masyarakat untuk sama-sama bergerak untuk memecahkan masalah lingkungan ini.
“Dan momentum ini sebenarnya saya ingin mendorong seniman dan budayawan untuk ada interdisipliner untuk kota ini, maka dari itu harus kerja keras bukan untuk diri sendiri kalo untuk diri sendiri buat karya aja dirumah dan itu tidak cukup, dan kalo nanti hari Sabtu calon pemimpinnya tidak punya visi kesana menghadapi bagian dari problem tidak usah dipilih, pilihlah pemimpin yang merasakan dan berani memecahkan masalah” pungkasnya.







