PANDEGLANG, BuanaIndonesia.com – Patikang, adalah sebuah kampung terpencil yang berada di Desa Citeureup, Kecamatan Panimbang, Kabupaten Pandeglang, Banten. Sejak tahun 1980, kampung yang ada diatas tanah rawa ini hanya dihuni oleh 22 Kepala Keluarga.
Mata pencaharian masyarakat Kampung Patikang umumnya adalah nelayan tradisional, keberadaan kampung ini awalnya seolah terbengkalai dan luput dari perhatian pemerintah, namun Tahun 2016 ini tim CSR BUMN dan Dinas Pariwisata Provinsi Banten, telah meninjau dan akan mengembangkan kampung Patikang, karena dinilai memiliki potensi wisata yang selama ini hanya dikelola oleh masyarakat setempat.
Direksi PT PLN Persero sekaligus Koordinator Tim 10 BUMN, Abdul Rahman mengatakan, Desa Citeureup salah satu tempat penyangga wisata di selatan Banten yang layak untuk dikembangkan, karena wilayah tersebut berada disekitar Kawasan Ekonomi Khusus (KEK).
“10 perusahaan BUMN bermaksud akan membantu masyarakat disini, kami akan membenahi fasilitas yang dibutuhkan masyarakat sebagai pengelola wisata, bantuan yang akan kami berikan berupa pembangunan jembatan penyebrangan menuju Pulau Liwungan, Gapura ucapan selamat datang, Loket dan kantor informasi, dan sarana umum lainnya,” kata Abdul,
Abdul berharap, Kampung Patikang namtinya menjadi salahsatu destinasi wisata di Provinsi Banten, dan semuanya dikelola langsung oleh masyarakat lokal.
“Tidak sedikit warga yang menetap disana, mereka hidup diatas rawa dengan cara dan pola hidup seadanya, saya berharap masyarakat disana nantinya dapat merasakan bagaimana cara hidup sehat,” tambahnya.
Sementara itu Kepala Desa Citeureup, Oman Suherman, menyampaikan rasa syukur atas perhatian pihak BUMN ini, menurutnya bantuan yang diberikan tim CSR BUMN merupakan penghargaan yang luar biasa, dan sangat bermanfaat bagi warganya.










