Kapolres Pandeglang Sambangi Rumah Korban Kerusuhan Jakarta, Bupati Minta Masyarakat Pandeglang Segera Pulang

11.644 dibaca

BUANAINDONESIA.CO.ID Pandeglang – Kapolres Pandeglang, AKBP Indra Lutrianto Amstono sambangi keluarga almarhum Abdul Aziz warga Kampung Rocek Barat, Desa Rocek, Kecamatan Cimanuk, Kabupaten Pandeglang, Abdul Aziz diduga meninggal akibat kerusuhan massa aksi dengan petugas keamanan di Jakarta pada Tanggal 22 Mei 2019.

Kapolres Pamdeglang AKBP Indra Lutrianto Amstono, menyatakan, jenazah belum bisa dibawa pulang cepat kemungkinan karena harus di autopsi dulu sama petugas di sana.

Advertisement

” Diautopsi itu supaya ketauan penyebabnya, nanti kalo sudah di kubur jadi susah kita mengetahui penyebabnya dan nanti malah yang bredar dia (korban) kena tembak dan sebagainya. Maka dari itu saya minta Keluarganya besabar disana lagi dilakukan pnyelidikan,” ungkapnya.

Menurutnya, untuk kejadian itu sedang ditangani oleh rekan-rekan dari kepolisian di Jakarta dan sedang dilakukan penyelidikan untuk mengetahui apa penyebab kematianya. Jadi, kejadianya dimana, lokusnya dimana, kapan kejadiannya ini sedang dilakukan pendalaman oleh pihak kepolisian jakarta.

” Tugas kami disini membantu keluarga korban, kami semua menunggu datangnya jenazah. Nanti kita kuburkan bersama, tadi juga sudah dialog sama orang tua korban bahwa orang tua korban sudah bisa menerima dan segera mungkin kita kuburkan, kemudian sore ini juga kita akan gelar doa bersama di Pendopo untuk almarhum azis agar arwahnya diterima di sisi Allah SWT,” jelasnya.

Atas kejadian itu dia, mengimbau kepada seluruh warga Pandeglang untuk tidak brangkat ke Jakarta dan tidak membuat gerakan-gerakan yang dapat merugikan pribadi maupun orang lain serta masyarakat luas.

” Tadinya ini masalah pemilu, mungkin karena ada pihak-pihak yang masuk dan meprovokasi dengan cara mobil dirusak dan itu tentunya pasti ada upaya-upaya dari kepolisian sebagai yang di tugaskan untuk menjaga kemananan jiwa raga harta benda dan hak asasi manusia,” pungkasnya.

Terpisah, Bupati Pandeglang Irna Narulita bersama Forkopimda Pandeglang menggelar silaturahmi bersama para ulama di Pendopo Pandeglang menyikapi warga Kecamatan Cimanuk yang meninggal pada aksi demo di Jakarta. Irna merasa prihatin atas musibah yang menimpa warganya.

” Saya merasa prihatin dan berduka sangat dalam karena rakyat kami. Semoga keluarga korban diberi ketabahan. Nanti kami akan bertakziah ke rumah duka,” katanya.

Dijelaskannya, dari informasi yang di terimanya ada ratusan warga Pandeglang yang masih berada di Jakarta. Irna mengimbau mereka agar segara pulang ke rumahnya masing-masing.

” Informasi ada sebanyak 200 masyarakat yang ikut berangkat ke Jakarta. Dari semalam saya khawatir dan merasa was-was. Khawatir ada yang sakit di perjalanan, khawatir bentrok dan ternyata kekhawatiran itu terbukti. Saya berharap mereka bisa secepatnya pulang ke Pandeglang,” Harap Irna.