Karang Taruna Pandeglang Kerjasama Porkopimkec Angsana Laksanakan Sosialisasi Bahaya Bullying

10.710 dibaca

BUANAINDONESIA.CO.ID.PANDEGLANG – Karang Taruna Kabupaten Pandeglang bekerjasama dengan Forum Komunikasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimkec) Angsana, terus berupaya lakukan pencegahan terjadinya Perundungan atau Bullying dan kenakalan dengan mengadakan sosialisasi ke sekolah-sekolah yang berada di wilayah hukum Polsek Angsana.

Advertisement

Pelaksanaan sosialisasi tersebut digelar di Sekolah Menengah Pertama Negeri 2 Angsana, Kabupaten Pandeglang, pada Jum’at 20 Oktober 2023.

Wakil Ketua Karang Taruna Kabupaten Pandeglang, Beni Madsira SH mengatakan bahwa kegiatan sosialisasi tersebut untuk mencegah terjadinya perundungan atau Bullying yang kerap terjadi di lingkungan sekolah.

“Dengan adanya beberapa kejadian tindakan Bullying di sekolah, maka kami dari Karang Taruna Kabupaten Pandeglang mengadakan kegiatan sosialisasi tentang bahaya Bullying dan Perundungan di Kecamatan Angsana dan berkoordinasi dengan Polsek Angsana untuk melaksanakan sosialisasi kepada siswa-siswi di SMPN 2 Angsana,” katanya.

Dirinya menegaskan, jika aksi Bullying yang dilakukan oleh siswa terhadap teman sekolahnya sangat membahayakan dan sangat berpengaruh negativ terhadap dunia pendidikan.

“Berita adanya kejadian Perundungan atau Bullying itu, sangat mengkhawatirkan sekali. Utuk itu, kami berupaya lakukan pencegahan dengan sosialisasi dan edukasi ke sekolah-sekolah. Mudah-mudahan di daerah Angsana khususnya, umumnya di Kabupaten Pandeglang, tidak terjadi hal-hal Perundungan serta kenakalan remaja lainnya,” ucap Beni.

Di tempat yang sama, Kapolsek Angsana, AKP Eman Rahman menjelaskan, bahwa pemahaman terhadap perundungan di lingkungan sekolah harus terus disosialisasikan agar sepenuhnya dapat dipahami oleh pelajar.

“Perundungan di sekolah, sebagaimana dijelaskan oleh Ketua Karang Taruna, adalah perilaku berulang yang merugikan atau menyakiti seseorang secara fisik, verbal, sosial, emosional, atau psikologis dalam konteks lingkungan pendidikan,” ungkapnya.

Menurutnya, hal tersebut merupakan bagian dari komitmen Polri untuk menjaga keamanan dan kesejahteraan anak-anak di sekolah.

“Dengan mengedukasi siswa-siswi dan guru-guru tentang bahaya Bullying, diharapkan akan tercipta lingkungan belajar yang lebih aman dan mendukung pertumbuhan anak-anak secara positif. Kami berharap, upaya ini akan menjadi contoh bagi sekolah-sekolah lainnya dalam memerangi Bullying dan melindungi generasi muda Indonesia,” tutup AKP Eman Rahman.

Hadir dalam kegiatan tersebut Kapolsek Angsana, AKP Eman Rahman, Danramil diwakili Serda Tata Subrata, Camat Angsana di wakili MP Encep Agus R, Kepala sekolah SMPN 2 Angsana Osa, serta Anggota Polsek Angsana Brigadir Ruston Bripka Gilingging Kanit Propos Polsek Angsana.