
BUANAINDONESIA.CO.ID PANDEGLANG BI – Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Pandeglang menginisiasi kegiatan Literasi Media dengan tema Jaga Keutuhan NKRI Tanpa Hoax. Kegiatan itu digelar melibatkan seluruh Kepala Desa (Kades) dan Camat se-Kabupaten Pandeglang, di Gedung Graha Pancasila, Senin 24 September 2018. Literasi Media ini digelar, atas keresahan PWI yang sering menerima aduan dari para Kades dan Camat terkait adanya oknum wartawan yang berkeliaran.
Ketua Pelaksana Lietrasi Media PWI Pandeglang, Iman Fathurohman menyatakan kegiatan literasi media ini sebagai bentuk keprihatinan PWI atas adanya oknum wartawan yang bekerja tidak sesuai kaidah dan kode etik jurnalistik.
” Selain merugikan PWI sebagai organisasi, perilaku oknum tersebut juga jelas meresahkan Kepala Desa yang sering menjadi sasaran,” kata Iman usai pembukaan acara, Senin (24/9).
Dengan Literasi Media kata dia, diharapkan para Kades dan camat lebih berhati-hati dalam melayani oknum wartawan. Karena jurnalis yang kompeten tidak menghalalkan cara-cara seperti itu. Termasuk, kegiatan tersebut sebagai ajang sharing mengenai kinerja kewartawanan.
” Tentunya kegiatan ini sangat positif untuk memberikan pemahaman dan ilmu kepada peserta, tentang kerja jurnalistik, kode etik dan dasar UU Pers No 40 Tahun 1999 yang digunakan para wartawan dalam menjalankan tugasnya,” jelasnya.
Ketua PWI Pandeglang, Abdul Azis menegaskan, pada kegiatan literasi media kali ini sengaja mengambil tema “jaga keutuhan NKRI tanpa hoax”, karena sangat penting. “Mengingat sudah mulai rapuhnya pemahaman kebangsaan disebagian masyarakat. Maka dari itu, kami berharap acara yang kami gagas ini bisa memberikan sumbangsih positif demi kemajuan NKRI di masa-masa yang akan datang,” jelasnya.
menurutnya, kegiatan itu juga dikhususkan bagi para peserta literasi. “Pada intinya, semua peserta kami berikan pemahaman dunia jurnalistik agar dapat memahami mana berita fakta dan mana berita yang senagaja dibuat hoax,” pungkasnya.
Bupati Pandeglang, Irna Narulita mengaku, sangat mengapresiasi kegiatan tersebut sebagai cara mengantisipasi adanya pemberitaan Hoax dan penyalahgunaan informasi. Karena ia menyadari, sering menerima laporan adanya Kades yang menjadi korban atas perilaku oknum wartawan yang menyalahgunakan profesinya untuk mendapat keuntungan semata.
” Sesuai dengan temanya acara ini sangat bagus untuk mengantisipasi adanya oknum wartawan yang menyalahgunakan informasi,” kata Irna saat memberi sambutan.
Sementara, Ketua Asosiasi Perangkat Desa Seluruh Indonesia (Apdesi) Pandeglang, Ibnu Hajar menyatakan, sangat menyambut baik kegiatan Literasi Media. Karena ia mengaku, sering merasa terganggu dengan adanya oknum wartawan yang legalitasnya belum jelas.
” Oleh karenanya kami berharap untuk kedepan literasi media ini bisa terus berlanjut setiap tahunnya. Dengan begitu, pemahaman Kades tentang dunia jurnalis terus meningkat dan menjadi ajang konsultasi serta bertukar pikiran,” tandas Kades Kalanganyar, Kecamatan Labuan itu.










