Mahasiswa Untirta Pertanyakan Gaya Kepemimpinan Tanto

19.967 dibaca


BUANAINDONESIA.CO.ID PANDEGLANG- Sejumlah mahasiswa dari Untirta Serang telah mendatangani Wakil Bupati (Wabup) Pandeglang, kedatangan mereka untuk mempertanyakan soal gaya kepemimpinan diera milenial dan keberhasilan dari gaya memimpin tersebut.

Salah seorang mahasiswa dari jurusan Pemerintah di Untirta Serang, Aulia Dewi mengaku, kedatangan dirinya menemui Wabup Pandeglang karena mendapatkan tugas dari dosennya. Dalam sekesempatan itu kata dia, ia bersama teman-temannya tengah mempertanyakan soal gaya kepemimpinan Wabup dalam mencapai visi dan misi-nya.

Advertisement

“Kami mempertanyakan teknik atau gaya kepemimpinan beliau selama menjawab, begitu juga kami mempertegas cara dalam menyelesaikan persolan yang ada di Pandeglang,” kata Aulia, di Sekretariat Daerah (Setda), Jumat 9 November 2018.

Menurutnya, dia lebih memilih menyelesaikan tugasnya itu dengan mewawancarai Tanto, karena Tanto terkenal pemimpin muda dan gaya memimpinnya milenial yang dianggap cocok sekali jadi panutan anak-anak muda zaman now.

“Menurutnya saya sih, beliau tuh pemimpin muda yang bisa mengikuti zaman dan lebih dekat dengan para pemuda. Tadi tuh soal prestasi juga kami pertanyakan, kami lihat dari paparan prestasinya bagus,” katanya.

Wabup Pandeglang, Tanto Warsono Arban mengatakan pertemuanya dengan para mahasiswa Untirta terkait dengan banyak hal. Diantaranya kata dia, mereka menanyakan terkait gaya kepemimpinan, visi dan misi kepala daerah serta berbagai aspek program kegiatan Pemerintah Daerah.

“Saya sampaikan apa yang ditanyakan, dan yang terpenting saya sampaikan perihal prestasi untuk spirit para mahasiswa yang saat ini sedang mengeyam pendidikan,” katanya.

Menurutnya, sebagai generasi penerus tentunya harus bisa melakukan perubahan demi kemajuan Pemerintah Daerah dan Provinsi Banten agar lebih maju. “Oleh karena saya berharap kepada mahasiswa agar lebih fokus dan giat dalam mengenyam pendidikan, karena pendidikan sangat penting untuk kesiapan skil, maupun mental yang nantinya dalam setiap bidangnya dapat memaksimalkan kinerjanya untuk tujuan pembangunan di berbagai bidang,” katanya.