
BUANAINDONESIA.CO.ID, PANDEGLANG – Panitia Pengawas Pemilu Kabupaten pandeglang melauli Panwaslu Kecamatan resmi membuka pendaftaran Panwaslu Kelurahan dan Desa, Pendaftaran ini mulai dibuka tanggal 14 Maret 2018 lalu.
Salah satunya Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) tingkat kecamatan yang membuka pendaftaran untuk merekrut Panwaslu Kelurahan desa tersebut seudah termasuk wilayah Kecamatan Angsana.
Jojon Sulaeman SH, Ketua Panwaslu Kecamatan Angsana, peniutupan pendaftaran anggota panwaslu ini akan ditutup pada 24 maret 2018.
“Semua berkas kita kumpulkan dan langsung di seleksi keabsahan berkas. Semua berkas yang masuk kita tmpung semua kemudian kita lakukan prepikasi berkas, apakah berkas teraebut memenuhi sarat apa engga, kalau masih ada yang kurang kita perintahkan untuk melengkapi berjasnya, semua tahapan kita laksanakan sesuai perintah Panwaskab, pengumuman dan selebaran kita sampaikan kepada masyarakat,” kata Jojon.
Masih kata Jojon, diharap sebanyak – banyaknya masyarakat yang mendaftar, terutama generasi muda yang ada di wilayah Kecamatan Angsana untuk berpartisipasi dalam Pesta Demokrasi untuk bersama mensukseskan Pemilihan Umum.
“kami Panwaslu Kecamatan Angsana terbuka dan teransparan dalam merekrut Panwaslu Kelurahan atau desa, pesata demokrasi ini juga sedikit mengurangi pengangguran. Di Kecamatan Angsana ada 9 Desa jadi sembilan orang yang akan bekerja menjadi Panwaslu Kelurahan atau desa. Mudah – mudahan kegiatan ini berjalan lancar dan dapat merekrut orang orang yang mempunyai kredibilitas dan kemampuan di bidang pengawasan, terutama dapat memahami tugas dan tupoksinya sebagai Panwaslu Kelurahan desa,” pungkasnya.
Sementara Komisioner Panwaskab Kabupaten Pandeglang Fauji Ilham SH, diharapkan ada proses transparan dalam tahapan rekrutmen ini
” melalui surat edaran kita perintahkan kepada semua Panwaslu Kecamatan untuk merekrut anggota Panwaslu Kelurahan desa dan di umumkan kepada semua masyarakat di wilayahnya masing masing, kita harapkan juga agar mereka transparan dan terbuka kepada publik dalam perekrutan tersebut, mereka juga hatus seselektif mungkin dalam melakukan penelitian berkas dan transparan, jangan sampai ada masalah,” tuturnya ketika dihubungi Kontributor Buana Indonesia Network, Sabtu, 17 Maret 2018 melalui sambungan telepon selularnya.








