Ngopi, Ngabako, Ngawangkong Ala Sanghyang

23.605 dibaca

BUANAINDONESIA.CO.ID, GARUT-Tututan kerja yang harus serba cepat dan tepat, membuat jam-jam istirahat dan liburan begitu dirindukan. Tak hanya sampai di situ, tapi bagaiman jam istirahat dan waktu liburan itu dapat dimanfaatkan untuk memulihkan kembali tenaga dan otak kita. Maka dicarilah tempat yang pas untuk bersantai, namun tetap ramah di dompet. 

Di antara kedai kopi yang ada di Garut, Kedai Kopi Sanghyang Jayaraga menjadi salah satu tempat yang pas untuk memulihkan tenaga dan otak yang sudah terkuras. Tak hanya cocok untuk beristirahat, tapi juga untuk berkumpul dangan teman- teman dan membagikan cerita suka dan duka.

Advertisement

Kedai Kopi Sanghyang Jayaraga didikan oleh Mbah Eri sekitar tiga bulan yang lalu. Kedai Kopi ini mengusung konsep retro dengan tagline Ngopi, Ngabako, Ngawangkong.

“Sebenarnya kafe ini berawal dari saya sendiri sebagai penikmat kopi, juga teman-teman komunitas yang juga butuh tempat buat nongkrong, ngebako (ngeroko) dan berdiskusi,” tutur Mbah Eri sebagai Owner kedai tersebut, Selasa, 13 Februari 2018.

Kedai Kopi Jayaraga didesain dengan mengusung tema retro. Di dalamnya kita akan menemukan ornamen-ornamen yang menarik, seperti motor vespa tua, meja kayu, dan juga buku-buku yang yang tertata rapi di atas rak unik berbentuk pohon. Ada juga poster-poster berbahasa Sunda, sederhana, namun tetap artistik.

“Diharapkan dengan berdirinya kedai ini juga bisa memajukan banyak pihak, di antaranya adalah para petani kopi dan gula, juga komunitas-komunitas yang berada di kawasan Garut khususnya,” tambah Mbah Eri.

Selain itu, di kedai tersebut juga disediakan wifi gratis dan colokan listrik di setiap mejanya, sehingga pelanggan bisa nongkrong lama-lama tanpa perlu merasa khawatir akan kehabisan batrai handphone atau kehilangan koneksi untuk berkomunikasi.

“Ke depannya kita juga akan mengadakan kegiatan bedah buku dan diskusi, makanya kenapa di kedai kami disediakan buku-buku yang bisa dibaca oleh para pelanggan,” lanjut Mbah Eri.

Walau pun baru berdiri tiga bulan, akan tetapi sampai saat ini sudah ada tiga komunitas yang sudan rutin melakukan kumpulan di sana. Salah satunya adalah komunitas Berbagi Nasi.

Kedai kopi yang unik ini berada di kawasan Jayaraga, tepatnya di jalan Cimanuk nomor 04. Kedai ini selalu buka setiap hari mulai dari jam 13.00 WIB hingga jam 01.00 WIB.

Setelah beristirahat sambil ngopi di tempat yang asyik, maka otak dan otot kita siap dipacu kembali. Menuntaskan pekerjaan dan tugas-tugas yang lain yang belum usai. Selamat mencoba.

Editor : NA