PANDEGLANG, BuanaJabar.com – Kondisi rumah Dinas camat Kecamatan Angsana sudah dua tahun ini tidak bisa ditempati, kondisinya yang bisa dikatakan sangat memprihatinkan membuat Camat yang bertugas di Kecamatan Angsana ini harus rela mondar mandir pulang ke rumahnya sendiri karena tidak bisa menempati Rumdin tersebut.
Mimip Mulyadi Camat Angsana, ketika dikonfirmasi di ruang kerjanya, Jumat 2 September 2016 mengatakan, Rumah Dinas tersebut hampir dua tahun tidak bisa ditempatinya karena kondisinya rusak parah bahkan sekarang ini posisinya sudah miring.
“Bukannya saya tidak mau tinggal dirumah Dinas. Karena kondisinya sudah rusak parah, kalau saya paksakan takut ketika ada hujan atau angin kencang, bisa sajah rumah itu roboh, dan itu membahayakan jiwa saya sekeluarga,” katanya.
Mimip mengatakan, untuk melayani masyarakatnya jika ada keperluan yang memang mendesak, dirinya memaksakan diri menginap dikantor camat. Mimip mengaku sudah mengajukan permohonan perbaikan rumah dinas tersebut kepada Pemerintah Kabupaten Pandeglang, namun hingga kini belum ada realisasi atas permohonan tersebut.
Hal berbeda disampaikan Rhomadon, seorang aktivis yang ada di Kecamatan Angsana. Menurutnya, rumah dinas camat tersebut baru sekitar 3 tahun yang lalu dilakukan perehaban, bahkan katanya anggaran yang digunakan untuk orang nomor satu di Kecamatan Angsana itu bukanlah nominal yang sedikit.
“Karena pembangunannya yang asal-asalan jadi begini kondisinya, sehingga anggaran yang dikeluarkan Pemerintah sia-sia saja, saya kira pembanguan ini hanya menjadi ladang Korupsi para oknum mafia proyek pemerintah saja,” tandasnya.










