

BUANAINDONESIA.CO.ID, BANDUNG – Orang tua bayi kembar siam asal Subang, Azis (ayah bayi) berharap yang terbaik bagi anaknya, apapun kondisinya, baik dipisah ataupun tidak. Karena selama masa kandungan, sepertinya kehamilan tunggal, bahkan sudah melakukan USG semua terlihat baik baik saja, hingga akhirnya persalinan dilakukan oleh bidan.
“Awal mulanya saya ga curiga apa-apa, nutrisi waktu hamil buah-buahan masuk tiap hari. Pulang kerja saya pasti bawa oleh-oleh buat istri saya yang lagi ngidam, kurma bagus beli kurma, susu kedelai bagus, beli susu kedelai,” ujar Azis, Jumat 27 April 2018.
Mengetahui kondisi anaknya lahir dengan kondisi yang tidak normal/ kembar siam, awalnya Azis sebagai orangtua bayi merasa kaget, selain itu dirinya juga tidak tahu bagaimana mencari alasan dan cara memberitahukan kondisi bayi kepada istrinya (ibu bayi kembar siam).
“Kalo saya sih pasrah tapi bagaimana dengan istri saya, saya takut (dia) syok, ” kenangnya.

Namun saat ini, kata Azis, Ibu dari bayi sudah mengetahuinya dan berada dirumah sakit, “sekarang sedang belajar bagaimana cara-cara bagaimana dirumah nanti. Sekarang sedang diajarkan oleh perawat,” ujarnya.
Bayi kembar siam tersebut diberi nama Muhammad Nur Hidayah, dan Muhammad Nur Syafaat, “saya memberikan nama itu dadakan saat mengurus surat-surat, penanganan di RSHS bagus dari pertama kali saya kesini bagus tidak ada masalah, setiap saya bertanya pasti dijawab, saya juga berterimakasih kepada media berkat media, semua Alhamdulillah mudah,” pungkasnya.
Azis berharap nama tersebut dapat membawa hidayah dan juga syafaat bagi kedua orang tuanya, sebelumnya dirinya telah menyiapkan nama Akliman Nur Sabiya sebelum diketahui bahwa ternyata anaknya berjenis kelamin laki-laki.









