BUANAJABAR.COM, PANDEGLANG –
Iin (27), warga Kampung Cikanas Desa Alaswangi Kecamtan Menes, merasa dibohongi oleh pihak Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabupaten Pandeglang.
Kejadian ini berawal pada Kamis (27/10). pasalnya saat akan melakukan operasi bahkan sudah masuk ruangan operasi sampai menunggu setengah jam tiba-tiba gagal, dengan alasan tidak ada alatnya.
Aab, keluarga pasien mengaku heran dengan pelayanan RSUD Pandeglang karena awalnya bisa melakukan operasi bahkan sudah masuk keruang operasi namun tiba-tiba gagal dengan alasan tidak ada alat.
“ Harusnya dari awal pihak rumah sakit bisa memberitahu kalau tidak ada alat. Jangan sampai sudah masuk ruang operasi hampir setengah jam tiba-tiba gagal, kami sangat kecewa dan merasa dibohongi dengan pelayanan RSUD Pandeglang,” tegasnya
Seraya ia menambahkan sakit yang dialaminya dibagian hidung dan akan dioperasi, namun karena gagal dioperasi, akhirnya dia dibawa ke rumah sakit Rangkasbitung










