BUANAJABAR.COM, PANDEGLANG – Sudah saatnya pengelola objek wisata diselatan banten mengubah managemen tarif harga. sehingga akan terkesan berwisata dibanten serba murah dan menarik jumlah wisatawan. Demikian dikatakan Rikko pelancong asal jakarta.
Menurut Rikko, tidak sedikit wisatawan baik lokal maupun mancanegara setelah datang berkunjung ke objek wisata yang berada dibanten selatan, hanya terkesan mahal-nya saja. Cukup beralasan jika wisatawan selain tidak kembali lagi berwisata disana juga banyak yang urungkan niatnya untuk datang kembali kebanten selatan.
0
” Kepada pemerintah kabupaten (Pemkab) Pandeglang dan Pemerintah Provinsi banten. Agar segera lakukan klarivikasi kembali baik kepada para pengelola dan pelaku usaha dikawasan wisata dibanten juga para penjajak makanan. Jika perlu berikan ketegasan dan aturan yang jelas. sehingga wisatawan yang berkunjung kebanten dapat merasakan Aman. Nyaman. Murah dan betah.” tegasnya.
Hal senada juga dikatakan Hasan asal kota blaraja Tangerang.
” Kami dan rombongan juga terkejut setelah tahu tarif harga masuk kawasan sebesar Rp 40 ribu/orang. sementara didalam kawasan tersebut tidak memiliki daya tarik apa-apa. Konon katanya terkenal dengan pasir putih-nya dan laut nya yang indah dan bersih namun sebaliknya hanya dilihat hamparan karang laut saja, ” kata Hasan

Hasan menambahkan dirinya sengaja datang kesini rencana awal selain bersuka ria dipantai juga bermalam. Namun harga terlampau tinggi bayangkan mulai dari kisaran sebesar Rp 7 juta hingga puluhan juta per malam.
” Dan akhirnya kami urungkan niatnya dan hanya sekedar ingin tahu saja bahwa berwisata dibanten selatan mahal, ” kata Hasan










