Perempuan Tani HKTI Banten Resmi Di Lantik

21.095 dibaca

BUANAINDONESIA.CO.ID BANTEN – Kepengurusan Dewan Pimpinan Provinsi Perempuan Tani HKTI Banten telah resmi dilantik. Pengukuhan berlangsung di Aula Gubernur Banten, Sabtu 29 September 2018.

Advertisement

Ketua Dewan Pimpinan Provinsi Perempuan Tani HKTI Banten, Linda Octora mengatakan, kehadirannya bersama pengurus akan menjadi ujung tombak dalam menciptakan inovasi dalam bertani, serta memperhatikan kreativitas petani, demi kesejahteraan petani di banten hususnya.

“Petani di Banten harus mampu meningkatkan produktivitas dan kualitas. Sehingga, hasil pertanian bisa berkembang. Kehadiran perempuan tani Banten tentunya akan berjuang untuk itu,” ujar Linda usai dilantik.

Sekretaris Dewan Pimpinan Provinsi Perempuan Tani HKTI Banten, Vita Maulidya menambahkan, langkah yang akan dilakukan dalam mendorong kemajuan petani akan dikemas dalam bentuk program kerja.

“Semua langkah yang dilakukan Perempuan Tani di Banten akan dilakukan berdasarkan rencana kerja. Di rumuskan lalu direalisasikan. Itu tekad kami dalam mewujudkan petani yang makmur melalui program pemberdayaan, dan kreativitas para petani,” katanya.

Melalui sambutannya, Dewan Pimpinan Nasional Perempuan Tani HKTI Dian Novita Susanto, kepengurisan perempuan petani di Banten mampu berkontribusi dan mendorong kemajuan petani melalui program pemberdayaan.

“Petani merupakan roda penggerak ekonomi nasional. Selain untuk memenuhi kebutuhan hidup masyarakat. Sektor pertanian juga mampu mendongkrak citra Indonesia di dunia, demi kesejahteraan dalam memenuhi pangan nasional,” harapannya.

Dengan demikian di katakan, Dewan Pimpinan Provinsi Perempuan Tani HKTI Banten bisa konsen dalam menghadapi isu-isu yang berkembang yang berkenaan dengan pertanian. “Banyak hal yang menjadi tangung jawab perempuan tani,” pungkasnya.

Hadir dalam pelantikan Wakil Gubernur Banten H. Andika Hazrumy, Ketua Umum Dewan Pimpinan Nasional Perempuan Tani HKTI Dian Novita Susanto, serta Kepala Dinas Pertanian Banten. serta para pengurus.