Polres Pandeglang Dan Porkopimkec Klarifikasi Soal Kerajaan Angling Darma

9.401 dibaca

BUANAINDONESIA.CO.ID – Kabupaten Pandeglang dihebohkan dengan keberadaan yang diduga sebagai Kerajaan Angling Darma. Kejadian tersebut dengan cepat di klarifikasi oleh Muspika Kecamatan Mandalawangi bersama TNI-Polri.

Bertempat Aula Kantor Kecamatan Mandalawangi dilaksanakan klarifikasi oleh Tim dari Kabupaten Pandeglang dengan perwakilan dari keluarga Baginda Jamaludin Firdaus ( Angling Darma ) terkait dengan adanya pemberitaan dimedia sosial dan media televisi dengan dugaan adanya Kerajaan Angling Darma dengan sosok Rajanya bernama Baginda Sultonu Iskandar Jamaludin Firdaus atau Baginda Angling Darma yang berlokasi di Kampung Salangari RT. 003/001 Desa Pandat Kecamatan Mandalawangi Kabupaten Pandeglang Banten.

Advertisement

Acara pernyataan klarifikasi tersebut dihadiri oleh Yamin Bunyamin, S.Sos, M.Si Camat Mandalawangi, TB. Akhmad Juweni Kabid Keswasmas Kesbangpol Kabupaten Pandeglang, Ida Ra, S.Sos Sekretaris Sat Pol PP Kabupaten Pandeglang,, AIPDA Sukanda  Mewakili Kapolsek Mandalawangi, SERTU AL Taufik Mewakili Danramil Mandalawangi, Supiyani Plt Kades Pandat, Asmar Alias Suman Santomy Alias Aki Jamil  Perwakilan dari Baginda Angling Darma. Kamis 23 September 2021.

Bahwa Angling Darma bukan sebuah Kerajaan dan Baginda Iskandar Jamaludin Firdaus sendiri tidak pernah menobatkan dirinya sebagai seorang Raja. Pihaknya juga membantah adanya kerajaan baru.

” Baginda Iskandar Jamaludin Firdaus selama ini tidak pernah bertentangan baik secara Agama maupun dengan pihak Pemerintah maupun dengan masyarakat sekitarnya,” ungkal Aki Jamil sebagai perwakilan dari Baginda.

Ditempat berbeda Kapolres Pandeglang AKBP Belny Warlansyah mengatakan, Tidak ada Kerajaan Angling Darma akan tetapi yang bernama Sultoni Jamaludin Firdaus ini seneng dengan benda – benda, dan barang – barang Kerajaan, sehingga di rumahnya pun banyak benda – benda kerajaan, dan Jamaludin Firdaus selama ini tidak meresahkan warga sekitar.

<span;>” Hanya sajah diaterobsesi dengan jaman kerjaan sehingga ornamen tempat tinggalnya pun didesain seperti kerajaan, tegapi yang bwrsangkutan tidak ada masalah secara akidah agama manapun atau keluar dari aturan Pemerintah,” ungkpnya.

<span;>Tidak lupa juga Kapolres Pandeglang menghimbau agar masyarakat tetap menjaga kondusifitas dan tidak terpengaruh isu-isu negatif yg berkembang.

<span;>” Kepada masayarakat jangan mjdah terlropokasi oleh isu-isu yang tidak baik, tetap jaga kondusigitas dan keamanan lingkungan, serta kedamain, agar Pandeglang dama, aman dan sejuk, suasana Khamtibmas yang terjaga, ” pubgkasnya