BUANAINDONESIA.CO.ID, GARUT – Pada upacara bendera hari senin (30 Sept 2019), menjadi kegiatan bersejarah bagi SMA Al-Madinah Kecamatan Cibatu Kabupaten Garut, dimana pada upacara tersebut yang menjadi pembina upacara dari Kapolsek Cibatu yang di wakili oleh Agi Gumilar.
Upacara bendera yang dilakukan rutin setiap hari senin itu di ikuti oleh siswa siswi SMP dan SMA sebanyak 123 orang, juga di ikuti oleh semua guru yang mengajar di sekolah tersebut.
Dalam amanatnya, Agi mengucapkan terimakasih kepada Kepala SMP dan SMA Almadinah Cibatu yang telah memberikan waktu untuk menjadi pembina upacara dan menyamapaikan intruksi dari Kapolda Jabar dalam menyikapi situasi dan kondisi saat ini.
” Agar para siswa untuk tetap melaksanakan Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) jangan sampai ikut-ikutan berunjukrasa karena tugas utama dari para siswa adalah belajar. Ujarnya tegas.
Selanjutnya Agi Gumilar membacakan intruksi dari Kapolda Jabar yang mencakup 7 point yaitu :
1. Agar setiap kepala sekolah SMA/SMK melaksanakan Kegiatan Belajar Mengajar didalam lingkungan sekolah selama jam belajar dan tidak ikut-ikutan kegiatan diluar sekolah yang tidak terkait dengan proses KBM.
2. Agar setiap Kepala Sekolah memastikan guru, siswa dan keluarga besar sekolahnya untuk menjauhi/tidak menonton kegiatan yang tidak terkait kegiatan PBM yang dapat membahayakan fisik dan jiwa mereka. Katanya.
3. Agar para pelajar bijak dan cerdas untuk membaca berita-berita di media sosial terutama berita provokatif dan tidak membagikan kembali beritanya ke yang lainnya.
4. Agar menjalin komunikasi dengan orang tua siswa tentang kondisi anak-anaknya untuk memastikan terhindar dari tindakan yang bisa merugikan/membahayakan dirinya. Ungkapnya.
5. Meminta kepada Kepala Sekolah untuk melaporkan setiap perkembangan kejadian yang ada supaya tercipta keadaan yang kondushif di sekolahnya masing-masing.
6. Tugas dari para siswa adalah belajar dan belajar, tidak ikut-ikutan untuk ikutserta dalam unjuk rasa karena siswa-siswa merupakan asset bangsa dan calon pemimpin masa depan bangsa indonesia.
7. Para siswa diharapkan tetap fokus belajar, perkokoh rasa kebangsaan, cinta tanah air dan almamater dimana tempat kalian menimba ilmu pengetahuan. Ucap Agi penuh semangat.
Sementara itu Aep Saepudin selaku Kepala SMA Almadinah Cibatu, mengatakan, pihaknya menyambut positif atas langkah kepolisian dalam hal ini Polda Jabar, yang telah mengintruksikan Kapolres dan Kapolsek untuk terjun langsung ke lapangan dan menjadi pembina upacara di sekolah-sekolah tingkat SLTA se-Jawa Barat.
” Semoga dapat menumbuhkan rasa patriotisme bagi para siswa dan guru untuk bisa mencintai negara dengan tetap menjaga persatuan dan kesatuan antar anak bangsa, pelajar memang harus fokus dalam belajarnya, tidak mesti ikut-ikutan dalam demo, sudah ada wakil kita para mahasiswa yang menjadi corong aspirasi masyarakat”, ucapnya.
” Semoga para wakil rakyat (anggota DPR) tidak buta dan tuli untuk segera menampung aspirasi yang berkembang saat ini dengan cara menunda pengesyahan RKUHP dan RUU KPK, mereka para dewan itu di gaji dengan uang rakyat melalui pajak, maka kalau mengaku sebagai wakil rakyat mereka harus berpihak kepada rakyat”, pungkas Aep.










