Ratusan Petani Grudug Mapolsek Panimbang

228 dibaca

BUANAINDONESIA.CO.ID.l,PANDEGLANG – Ratusan Petani asal Desa Teluk lada, Kecamatn Sobang, Kabupaten Pandeglang, Provinsi Banten mengrrudug Mapolsek Panimbang, Jumat, 19 Juli 2019. Kedatangan para petani dihalaman depan Mapolsek Panimbang selain bertujuan kecam pada pemilik KOMBEN (H Kanim) asal Kecamatan Cikeusik untuk beroperasi diwilayahnya, warga menuntut kepada penegak hukum segera bertindak tegas.

Protes warga di picu kehadiran Komben (Alat mesin pemotong padi) di Desa Teluk lada, para buruh tani akhirnya harus rela kehilangan mata pencaharian mereka.

” Kami menyayangkan adanya Komben diwilayahnya, akibatnya kami selaku buruh tani tidak bisa bekerja,” Ujar Asnawi salah satu buruh tani asal Kampung Kubang bale.

Hal senada juga dikatakan Tinggal, keberadaan Komben beroperasi diwilayahnya sengaja didatangkan oleh pihak pemborong (tengkulak) padi itu sendiri, dengan adanya alat itu jelas para buruh tani tak bisa bekerja.

” Gimana ngak sakit, masa tanam hingga pemupukan kami yang merawat, setelah panen akhirnya tenaga kami tidak diperlukan lagi, i” Ujar Tinggal.

Dari pengakuan petani,  kejadian serupa sudah berjalan cukup lama, disaat panen tiba sang pemborong tidak lagi menggunakan tenaga manusia melainkan dengan menggunakan alat modern seperti mesin Komben.

Tinggal berharap, Mudah-mudahan persoalan ini segera dapat diselesaikan dengan baik, sehinhga para buruh selain tidak kehilangan mata pencaharian, dan pemborong (tengkulak)j dapat memperkerjakan kembali para buruh tani diwilayah tersebut.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi dari Pihak Kepolisian Sektor Panimbang terkait protes warga ke kantornya, dari Informasi yang diterima Kapolsek Panimbang sedang ada kegiatan di Polres Pandeglang.