Ribuan Masyarakat Sini Rela Berdiri Diatas Hujan Demi Janji Sang Bupati

9.980 dibaca

BUANAINDONESIA.CO.ID, PANDEGLANG – Ribuan massa masyarakat Desa Rancapinang, Kecamatan Cimanggu menggelar demonstrasi di depan Pendopo Bupati Pandeglang. Pasalnya, jalan di daerah tersebut semenjak berdirinya Kabupaten Pandeglang hingga saat ini belum pernah tersentuh oleh aspal.

Hujan tak membuat ribuan massa aksi mengurungkan niatnya untuk berorasi. Terlihat ribuan masyarakat masih tetap berada di lokasi aksi walaupun tubuh mereka terguyur hujan dengan derasnya.

Advertisement

Akibat kejadian tersebut ada salah satu warga yang pinsan lantaran tidak kiat menahan dinginnya air hujan tersebut.

“Kami datang kesini untuk menangih janji Bupati Pandeglang selama berkampanye. Meskipun hujan kami tidak akan mundur sebelum ada jawaban dari Bupati Pandegkang,” kata Ade saat menyampaikan orasinya, Kamis, 5 oktober 2017

Lanjut Ade, desa Rancapinang merupakan desa yang terisolir akibat belum tersentuhnya pembangunan infrastruktur. Bahkan dari dulu masyarakat tersebut sering dijanjikan akan dibangunkan jalan, namun janji tersebut sering diucapkan semenjak Bupati Pandeglang terdahulu, Dimyati Natakusuma.

“Desa kami adalah desa yang terisolir, karena kami belum sedikipun tersentuh aspal semenjak berdirinya Pandeglang. Dulu Irna Narulita pernah berjanji saat berkampanye bahwa akan membangun jalan tersebut, namun sampai saat ini belum ada rencana pembangunan jalan yang ada di desa kami,” jelasnya.

Lanjut Ade, masyarakat yang datang untuk menyampaikan aspirasi tersebut perlu enam jam perjalanan untuk ke Pendopo Bupati Pandeglang. Hal tersebut dikarenakan jalan yang dilalui berlumpur lantaran tidak pernah di aspal sama sekali.

“Kami berangkat di rumah pukul 7.00 WIB pagi dan datang kesini pukul 13.00 WIB. Ini bentuk keinginan kami untuk menyampaikan aspirasi kami agar desa Rancapinang, Kecamatan Cimangngu diperbaiki jalannya,” sebutnya.

Sementara itu, Sekda Pandeglang Feri Hasanudin mengklaim jika jalan di Desa Rancapinang akan dibanggun sebelum masyarakat unjuk rasa. Hal tersebut sudah disusun dalam perencanaan APBD 2018 mendatang, sehingga masyarakat tidak meski unjuk rasa lagi ke Pendopo Bupati Pandeglang.

“Nanti 2018 insyallah akan di bangun, saya sudah sampaikan kepala DPUPR juga. ¬†Lagian perencanaannya sudah disiapkan dari APBD, sebelum bapak demo juga kami sudah merencanakannya,” kilahnya.