Saat Prajurit Mengangkat Cangkul, Ini yang Rakyat Rasakan

6.531 dibaca

BUANAINDONESIA.CO.ID, PANDEGLANG  – Sejak kelahirannya, Tentara Nasional Indonesia adalah prajurit garda terdepan melindungi dan mengayomi segenap bangsa Indonesia. Dengan tak mengenal lelah terus melakukan pengabdian untuk bangsa ini serta menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia adalah harga mati bagi TNI.

Berbeda dengan angkatan bersenjata di belahan dunia manapun, TNI bahu membahu bersama rakyat demi kemakmuran bangsa ini.  Tak jarang, berbagai program TNI sangat dirasakan langsung oleh masyarakat. Sebut saja TMMD ( Tentara Manunggal Membangun Desa ).

Advertisement

Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) awalnya lebih dikenal dengan ABRI Masuk Desa (AMD). Ini merupakan program kerjasama lintas sektoral antara TNI, Kementerian atau Lembaga Pemerintah Non Kementerian (LPNK) dan Pemerintah Daerah, serta seluruh komponen yang dilaksanakan secara terpadu dan berkesinambungan dalam upaya membantu meningkatkan akselerasi pembangunan di daerah-daerah tertinggal, terisolasi atau daerah pinggiran  TMMD merupakan wujud operasi Bakti TNI yang sinergis, terintegrasi dan sangat  terorganisir.  TMMD menyentuh sektor pertanian hingga pembangunan infrastuktur.

TMMD adalah salah satu bukti kepedulian TNI  dalam melakukan pembangunan. Tahun ini TMMD dilaksanakan TNI untuk ke 100 kalinya.

Untuk di Pandeglang, TMMD yang ke 100 ini dilaksanakan di kecamatan terujung di Kabupaten Pandeglang, yaitu desa Mangkualam Kecamatan Cibaliung. Seminggu lalu TMMD dibuka langsung oleh Wakil Bupati Pandeglang, Tanto Warsono Arban dan langsung didampingi Dandim 0601 Pandeglang letkol Inf  Fitriana Nur Heru Wibawa, Kapolres Pandeglang, AKBP Ary Satryan. Para petinggi ini langsung menijau ke lokasi titik nol TMMD.

Hasil pantauan Buana Indonesia,  TNI bersama masyarakat bahu membahu membuka jalan yang menyambungkan desa Mangku Alam Kecamatan Cimanggu ke  desa Batu Hideng Kecamatan Cibitung. Tak ada rasa prajurit – prajurit TNI tak canggung memegang alat pertanian, Cangkul, parang dan lainnya.

Salah seorang Anggota TNI yang tidak mau disebutkan namanya mengaku sangat senang bisa terlibat dalam TMMD kali ini

” Kami sangat senang melakukan kegiatan ini, karena bersama – sama masyarakat kami bekerja, ini demi kepentingan masyarakat. Kami ini adalah prajurit yang patuh dan taat, apalagi untuk kepentingan masyarakat demi kemajuan bangsa dan negara, menggunakan senjata kami sudah, yang luar biasa, kini kami memegang cangkul, “‘ kata dia

Bagi prajurit ini,  menjadi kepuasan tersendiri jika hasil TMMD dapat bermanfaat bagi masyarakat

” Kami berasal dari rakyat dan untuk rakyat, apalagi ruas jalan ini sangat bermangaat sekali bagi masyarakat di sini, biasa menempuh jarak puluhan kilo untuk kepasar, kalau jalan ini sudah jadi cukup dengan 4 kilo meter yang mereka tempuh untuk nyampe pasar, senangnya kami di sini, suka duka, susah senang kami bersama masyarakat, hal itu yang paling indah yang kita rasakan, semoga pekerjaan ini sukses dan selesai tapat waktu,” pungkasnya

Maman salah seorang warga Desa Mangku Alam, ternyata TNI bukan saja mahir dalam berperang menggunakan senjata,tetapi sangat mahir juga memegang peralatan bangunan

” Kami senangnya mereka mengajarkan kepada kami masyarakat kekompakan kebersamaan dan kepatuhan, sehingga pekerjaan seberat apapun yang kami hadapi di lokasi semua kami bisa selesaikan bersama sama anggota TNI, hal ini yang membuat kami senang, sangat terasa sekali bahwa keberadaan TNI adalah  buat masyarakat, kalau dulu kami masyarakat yang awam sering takut ketika berhadapan dengan Anggota TNI, tetapi setelah bersama – sama kerja mambangun ini, ternyata mereka adalah sangat merakyat, ” ucap Maman.