BUANAINDONESIA.CO.ID, SUMEDANG-
Pergantian jabatan kepala sekolah di Sekolah menengah atas negeri Conggeang kabupaten Sumedang beberapa waktu yang lalu nampaknya membawa perubahan besar yang positif.
Dengan letak sekolah yang berada dijalan utama propinsi, Wajah sekolah menengah atas negeri Conggeang yang bersih dan rapi serta asri dapat terlihat jelas dan menjadi kebanggaan warga masyarakat kecamatan Conggeang, visi dan misi kepala sekolah baru untuk mendongkrak SMAN Conggeang dalam segala bidang sehingga diperhitungkan di kancah Nasional secara perlahan dan pasti sudah mulai terlihat gaungnya.
Anggi Indra Gumilar.M.Pd. kepala sekolah SMAN Conggeang mengatakan, Secara bertahap dan berkelanjutan bersama seluruh warga SMAN Conggeang kami terus melakukan penataan seluruh lingkungan sekolah, walaupun belum sepenuhnya selesai namun sudah mulai terlihat hasilnya, dengan mengajak seluruh warga SMAN Conggeang untuk berpartisipasi dalam penataan sekolah dimaksudkan agar seluruh warga dapat merasakan rasa memiliki dan menjaga lingkungan sekolah.Pungkasnya.Sabtu.19 Februari 2022.
” Dengan melibatkan seluruh warga sekolah diharapkan dapat menumbuhkan rasa memiliki dan menjaga “
Lebih lanjut Pradipta prisma waris damier,S.Pd. bersama Nita Tresnawati,S.Pd. guru pembimbing kegiatan Extra kurikulum menambahkan, Kami sangat bersemangat untuk melaksanakan kegiatan prakarya wirausaha ini, rasa lelah yang dirasakan dapat terobati ketika melihat siswa secara bersama sama turun ke lapangan untuk bercocok tanam, pada tahap sekarang kami menanam apotek hidup seperti lengkuas, sereh dan jahe merah, namun kami sudah membagi tugas untuk tiap angkatan dalam prakarya wirausaha ini, pembagian tugas ini meliputi budidaya, pengolahan, kerajinan dan rekayasa, hal ini dimaksudkan agar bibit yang sekarang ditanam akan menghasilkan nilai ekonomis yang tinggi jika dibandingkan dengan penjualan bahannya saja.
” Sekarang kami banyak menanam jahe merah dan jeruk nipis, sehingga nantinya akan kita olah menjadi minuman kesehatan dengan kasiat yang sudah dipercaya secara turun temurun ”
Pungkasnya.








