BUANAINDONESIA.CO.ID, SUMEDANG – Sekolah menengah kejuruan PPN Tanjungsari mulai menggeliat kembali setelah sempat mengalami kekosongan jabatan kepala sekolah.
Rotasi jabatan kepala sekolah di kantor cabang dinas wilayah VIII Propinsi Jawa barat beberapa waktu yang lalu menunjuk Hj.Lilis Mulyati ,MPd. untuk mengisi kekosongan jabatan kepala sekolah di SMK PPN Tanjungsari, Hj.Lilis Mulyati yang sebelumnya menjabat sebagai kepala sekolah di SMK PPN Sumedang dalam sejarah prestasi pendidikan telah berhasil membawa SMK PPN Sumedang meraih Juara I di Tingkat Provinsi Jawa Barat untuk bidang lomba landscape and gardening
Tidak berbeda selama menjabat sebagai kepala sekolah di SMK PPN Sumedang, sepak terjang Hj.Lilis Mulyati ,MPd. sebagai kepala sekolah di SMK PPN Tanjungsari walaupun baru beberapa bulan menjabat sudah mendapatkan apresiasi dari masyarakat kabupaten Sumedang berkat keberhasilan dalam melaksanakan kreasi dan inovasi dalam pelaksanaan pendidikan di SMK PPN Tanjungsari.
Hj.Lilis Mulyati,M.Pd. kepala sekolah SMK PPN Tanjungsari mengatakan, dirinya menjabat sebagai kepala sekolah di SMK PPN Tanjungsari baru beberapa bulan, namun dengan sekuat tenaga akan tetap menjaga nama besar SMK PPN Tanjungsari, dalam pengembangan potensi yang dimiliki oleh SMK PPN Tanjungsari. Kini dirinya sedang mengembangkan agribisnis perikanan ikan tawar dan pengolahan hasil pertanian menjadi mocaf.
” Saya akan berusaha menjaga dan meningkatkan prestasi SMK PPN Tanjungsari “ujarnya.
Lebih lanjut Lilis Mulyati menjelaskan, khusus untuk pengembangan mocaf, pihaknya telah melangkah untuk memperoleh perizinan dari lembaga Badan Pengawas Obat dan Makanan sebagai ijin pengedaran .
” Tepung mocaf sekarang ini menjadi bahan alternatif pengganti terigu, sebagai bahan utama pembuatan olahan seperti mie, cookies dan berbagai makanan lainnya. Karena sifatnya yang bebas gluten maka banyak yang megklaim tepung mocaf lebih sehat dari pada tepung terigu dan sangat baik di konsumsi oleh penderita autis, dengan memanfaatkan sarana dan SDM yang dimiliki oleh SMK PPN Tanjungsari, kami telah memproduksi mocaf tersebut dan dari finansial mocaf sangat menjanjikan, sehingga para siswa selain dapat menguasai teknologi pembuatan mocaf juga menghasilkan profit yang menjanjikan. Permintaan pasar akan mocaf dan ikan air tawar masih sangat besar dengan profit yang menggiurkan ” pungkasnya.










