Sudan Mendapatkan Doa Restu Suami, Irna Siap Melayani Petarung Pilkada 2020

14.892 dibaca

BUANAINDONESIA.CO.ID Pandeglang – Irna Narulita yang saat ini masih menjabat Bupati Pandeglang, menyatakan sikap Siap berlaga kembali pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2020 Pandeglang mendatang.

Yang awalnya dia sempat tidak bisa memberikan kepastian bakal maju lagi atau tidak di Pilkada 2020,
Karena masih menunggu lampu hijau (restu) dari suaminya yakni, Dimyati Natakusumah.Tapi kini Irna sudah mendapat restu dan dukungan penuh dari sang suami dan keluarga besarnya, bahkan ketika di wawancara Irna menjawab dengan tegas menyatakan kesiapannya “nyalon” lagi pada perhelatan Pilkada 2020 nanti, bahkan Irna sendiri mengaku sudah melamar ke Partai PDIP.

Advertisement

Lambatnya dia menyatakan sikap melanjutkan kepemimpinannya ungkap wanita yang sangat di gemari oleh kaum hawa ini, segala sesuatunya butuh waktu untuk melakukan salat istikharah, doa restu suami, orang tua, dan keluarga besarnya. Sebab menurutnya, tidak mungkin itikad “nyalon”-nya bisa sukses kalau tidak didukung keluarga besar.

” Yang membuat ibu berat itu mamah, karena memang tidak setuju melanjutkan ini (jabatanya). Mamah kan sedang sakit, tapi ibu memberikan pertimbangan ke mamah bahwa ini demi hajat hidup orang banyak di Pandeglang yang rasanya belum selesai menuntaskan PR-PR (pekerjaan rumah) yang sungguh berat di Pandeglang ini,” ungkapnya.

Wanita yang memiliki Paras cantik tersbut menambahkan, bahwa saat ini ia sudah mendapatkan doa restu dari suami tercintanya. Tapi dia menganggap, bahwa doa restu tidak cukup dari suami saja, melainkan harus ada doa dari anak-anaknya, dan orang tuanya.

” Justru dari suami memberikan dorongan dengan mengucapkan, kamu juga mengurus akhiratmu dengan mengurus masyarakatmu. Jadi kalau saya rido, Allah juga rido. Tapi tidak cukup itu, saya harus tanya anak saya, dan yang saya berat adalah mamah saya yang tidak memperbolehkan. Itu yang khawatir menjadi salah satu hambatan untuk saya melangkah, sementara saya juga ibadah, mamah adalah surga saya, tetapi Pandeglang juga langkah saya untuk menuju jembatan shirat mustaqim secara mulus,” jelasnya.

Akan tetapi wanita yang pertama menjadi Bupati Pandeglang ini, rupanya diam-diam terus mempersiapkan diri. Sebab, sambil menunggu restu dari mamah dan anak-anaknya, dengan modal doa restu dari suami tercintanya telah menyatakan siap melanjutkan kepemimpinannya.

” Sebelum suami ibu menyampaikan langsung dihadapan ibu untuk masa depan Pandeglang, ibu masih galau. Banyak pertimbangan-pertimbangan untuk kemaslahatan, bismillah kemarin ibu dapat restu suami untuk melanjutkan tugas-tugas ibu membangun Pandeglang kedepan,” tegasnya seraya berharap restu dari para ulama.

Tak sampai di DPC PDIP saja, Irna juga bakal melakukan komunikasi politik dengan Partai Politik (Parpol) lainnya. Sebab menurutnya, untuk berangkat menjadi calon harus memilki perahu (parpol) yang minimalnya memilki sepuluh kursi di DPRD.

” Tentunya harus ya, karena kan perahu harus punya. Minimal sepuluh kursi baru kami bisa berangkat untuk menjadi calon Bupati kedepan,” ujarnya.

Irna juga mengklaim, sebetulnya koordinasi dan komunikasi kooperatif dengan parpol sudah terjalin jauh-jauh hari sebelum ramai seperti saat ini. Hanya saja kata dia, waktu itu ia belum bisa memberikan pernyataan sikap untuk melanjutkan kepemimpinannya.

” Sebetulnya, dengan parpol-parpol sudah terjalin jauh-jauh hari, ada juga suara-suara dari luar yang mendukung. Tapi kan tidak sah kalau tidak keluar dari lisan ibu. Ibu berharap tindaklanjutnya dengan semua parpol bisa terus sinegri,” Pungkas Irna.