
BUANAINDONESIA.CO.ID.PANDEGLANG – Penyaluran Bantuan Langsung Tunai Sementara Kesejahteraan Rakyat (BLTS Kesra) dari Kementerian Sosial (Kemensos) tahap 2 disalurkan ke keluarga penerimaan manfaat KPM di wilayah Kecamatan Angsana Kabupaten Pandeglang Banten, pembagian berlangsung lancar. TKSK Kecamatan Angsana Pastikan Penyaluran BLTS Aman Tersalurkan Dengan baik ke KPM.
Tenaga Kesejahteraan Kecamatan TKSK bersama Pendamping PKH serta Porkopimkec Kecamatan Angsana melakukan monitoring ke 9 Desa Pembagian di pimpin langsung oleh Camatan Kecamatan Angsana Acep Jumhani, pembagian langsung oleh pegawai Pos Unit Panimbang.
Idris TKSK Kecamatan Angsana, memastikan proses berjalan dengan tertib untuk Keluarga Penerima Manfaat (KPM) warga Kecamatan Angsana sebanyak 1.157. KPM. 9 Desa. Bantuan tersebut khusus ditujukan bagi KPM yang terdaftar di luar penerima bansos reguler seperti Program Keluarga Harapan (PKH) atau Bantuan Pangan Non-Tunai (BPNT). Setiap KPM menerima total Rp900.000, setara Rp300.000 per bulan untuk periode Oktober, November, dan Desember 2025 yang dicairkan sekaligus melalui titik penyaluran di masing – masing Desa.
“ Alhamdulillah, untuk Kecamatan Angsana penerima BLTS sejumlah 1.157 KPM. Hari ini jadwal khusus untuk Kecamatan angsana, dan penerimanya di luar PKH serta BPNT, sehingga ini untuk yang belum menerima bansos lainnya.” ungkapnya. Rabu 31 Desember 2025.
Ia juga mengucapkan terima kasih kepada pemerintah atas bantuan ini khususnya untuk Kecamatan Angsana sekaligus menghimbau masyarakat agar menggunakan bantuan sebaik-baiknya.
” Semoga bantuan ini bermanpaat untuk masyarakat dan dapat di gunakan untuk kepentingan penerimaan manfaat, terutama untuk kebutuhan yang sangat dibutuhkan,” jelasnya.
Sementara camat kecamatan Angsana Acep Jumhani menuturkan,, pihaknya melakukan monitoring bersama semua unsur pimpinan kecamatan Angsana, semua anggota Polsek Koramil stap kecamatan dan para pendamping bansos, hal tersebut di lakukan agar penyaluran BLTS berjalan dengan baik amanah dan tertib, serta memberikan arahan kepada KPM dan aparatur desa, untuk memastikan agar tidak ada hal hal yang membuat gaduh.
” Kami melakukan monitoring untuk memastikan pembagian bansos berjalan dengan amaan dan tertib, kemudian jangan sampai ada kegaduhan di masyarakat memberikan arahan kepada KPM, terutama kepada pihak aparatur desa, bahwa ini adalah bansos hal KPM jangan sampai ada hal lain setelah bantuan di salurkan, kami memastikan pembagian bansos ini amanah dan kondusif, dan sayah berharap juga kepada masyarakat yang menerima bantuan agar memanpaatkan bantuan dengan sebaik baiknya untuk keluarga,” tandasnya.








