

BUANAJABAR.COM, PANDEGLANG – Jalur jalan raya Munjul Panimbang Cikeusik, tepatnya disimpang tiga Pasar Munjul dijuluki tikungan maut oleh warga sekitar. Pasalnya di tikungan tersebut sering terjadi kecelakaan, tabrakan kendaraan maupun yang terguling. Hasil pantauan BUANA JABAR, pagi di hari ini, Rabu, 30 November 2016, sudah tiga pemotor terjatuh.
Seorang warga pemilik warung di sekitar perapatan Pasar Munjul, Yanto, memaparkan, di perempatan ini hampir setiap hari ada kecelakaan, ada yang tabrakan antara kendaraan bahkan yang lebih banyak kendaraan pengendara roda dua terjatuh

“ Buktinya hari ini aja dari pagi sampai jam 12 siang sudah tiga pengendara roda dua terjatuh, sehingga penumpangnya luka-luka, sehingga sering warung sayah ini jadi tempat mengobati sementara yang kecelakaan, sehingga saya menyediakan obat luka sejenis betadin dengan cuma-cuma,” paparnya
Hal yang sama diungkapkan oleh Deni warga Munjul. Kata Deni dirinya juga sering menyaksikan terjadinya kecelakaan di daerah ini
“Saya sering nongkrong di warung perapatan ini dan hampir setiap hari ada aja kecelakan di tikungan perempatan Munjul ini, pasalnya di perempatan ini tidak ada rambu-rambu peringatan bagi pengguna jalan, kemudian, simpang tiga ini tikungan terlalu tajam, di tambah jalur yang dari arah Panimbang turunan langsung menikung, yang lebih bahayanya lagi pas di simpang tiga jalannya rusak yang di sebabkan oleh kendaraan besar pengangkut beton, sehingga jalan tersebut licin oleh krikil yang di sebabkan kerusakan aspal jalan sehingga banyak kendaraan roda dua terperosok dan jatuh, maka harapan kami kepada pihak PU provinsi segera memperbaiki dan mempelebar tikungan supayah tidak terlalu tajam.” ungkapnya.
(Editor: Ekky El Hakim)









