Wakapolda Banten Jenguk Anggota Polri Korban Penusukan

25.531 dibaca

BUANAINDONESIA.CO.ID BANTEN – Wakapolda Banten Brigjen Pol Drs. Tomex Korniawan, M.Si mendatangi Rumah Sakit Sari Asih Serang, Banten. Wakapolda datang untuk menjenguk Brigadir Toama Sugara yang merupakan anggota Polsek Mandalawangi Polres Pandeglang korban penusukan orang tak dikenal yang diduga mengalami gangguan Jiwa di Pertigaan Kadu Maria, Kampung Sawah, Desa Cikoneng, Kabupaten Pandeglang, Banten.

Kedatang ini untuk memastikan dan mengetahui perkembanganya, kemudian memberikan suport juga.

Advertisement

“Kami ingin mengetahui kondisi perkembangan korban yang memang merupakan anggota kami,” ujar Wakapolda Banten Brigjen Tomex Korniawan di RS Sari Asih Serang Banten. Sabtu 8 Juni 2019.

Berdasarkan pantauan awak media, kedatangan Wakapolda dengan memakai seragam lengkap tiba di RS Sari Asih sekitar pukul 11.00 WIB, Sabtu, 8 Juni 2019, yang datang bersama Karoops polda Banten dan Dir Pamobvit Polda Banten, pun langsung bergegas naik menggunakan lift menuju lantai tiga ruang nomor 314, ruang tersebut merupakan tempat Brigadir Toama sedang dirawat.

Kedatangan Wakapolda disambut langsung oleh Kapolres Pandeglang AKBP Indra Lutrianto Amstono, dan Kabid Humas Polda Banten beserta Kabid Dokkes Polda Banten, yang sudah tiba terlebih dahulu.

Seperti diketahui, penyerangan terhadap Brigadir Toama Sugara terjadi ketika sedang melakukan tugas pelayanan dan pengamanan lebaran di Pertigaan Kadu Maria, Kampung Sawah, Desa Cikoneng, Kabupaten Pandeglang, Banten, sekitar pukul 16.30 WIB, pada Jumat (07 Juni 2019). Brigadir Toama mengalami luka di bagian pangkal gigi sebelah kanan . Pelaku menggunakan sebuah Pisau Dapur yang di bawa dari rumah nya saat melakukan penyerangan.

Setelah menusuk Anggota Polsek Mandalawangi, pelaku langsung kabur melarikan diri. Korban yang sempat teriak dan terjatuh di jalan karena di tusuk, dengan di bantu warga lainnya korban sempat melakukan upaya pengejaran.

Pelaku yang kabur, sambil memegang pisau ke arah warga, memaksa Brigadir Toama yang menjadi korban untuk memberikan tembakan peringatan ke udara sebanyak 2 (dua) kali, tapi pelaku tetap saja kabur. Demi menghindari jatuhnya korban yang lain, karena bisa membahayakan jiwa masyarakat di lokasi kejadian, setelah memberikan tembakan peringatan ke udara, pelaku terpaksa dilumpuhkan dengan timah panas oleh korban dibagian paha sebelah kanan dan langsung diamankan warga dan petugas.