Wakil Ketua DPRD Pandeglang Kritisi BPBD

9.401 dibaca

BUANAINDONESIA.CO.ID Pandeglang – Adanya tragedi pohon tumbang yang menewaskan pengendara roda dua pada Selasa 7 Januari 2020 kemarin, tengah membuat Wakil Ketua I DPRD Pandeglang, Gunawan geram terhadap Badan Penanggulangan Becana Daerah (BPBD) Pandeglang.

Kata Gunawan, sudah tau bulan ini diprediksi masuk pada musim cuaca ekstrem yang sangat membahayakan bagi keselamatan. Seharusnya tegas dia, pihak BPBD itu melakukan langkah konkrit untuk mengatisipasi terjadinya musibah seperti kejadian pohon tumbang yang menewaskan pengendara kemarin (Selasa).

Advertisement

” Pihak BPBD itu jangan hanya menunggu kejadian saja, akan tetapi harus bisa mengatisipasi agar tidak terjadi seperti pohon tumbang yang menimpa pengedara hingga meninggal dunia, Kamis 9 Januari 2020. antisipasi yang mesti dilakukan oleh BPBD itu harus melakukan langkah mengiventarisir seluruh pepohonan yang ada di jalanan baik itu di jalan perkotaan maupun di jalan perkampungan. Pengiventarisiran pepohonan, selama ini saya amati tak pernah dilakukan oleh pihak BPBD. Lantas kerja mereka apa, kan anggaranya besar. Sekarang sudah jatuh korban, apa masih mau diam? ” Ungkapnya.

Maka dari itulah dia mendesak, agar Pemerintah Daerah (Pemda) Pandeglang melalui BPBD dan para pihak terkait lainnya segera melalukan inventalisir pepohonan yang ada pinggir dijalan.

“Jadi baiknya itu invetalisir semua pohon yang ada dipinggir jalan, jika ada yang dianggap sudah tua dan membahayakan baiknya ditebang. Saya minta itu harus segera dilakukan, jangan sampai menunggu ada korban jiwa lagi ” Katanya.

Selain itu, Wawan juga meminta agar disetiap jalan yang rentan terjadi longsor agar diberikan rambu-rambu atau plang peringatan longsor.

” Selain pohon rentan tumbang, di jalan yang rentan longsor juga harus diberikan rambu-rambu atau plang yang bertuliskan rawan becana longsor. Hal itu agar warga hati-hati saat melintas wilayah tersebut ” tandas pria berkacamata ini.

Sementara, Kepala BPBD Pandeglang, Pery Hasanudin baru memberikan intruksi Kepala Pelaksana BPBD Pandeglang setelah dikonfirmasi kaitan insiden pohon tumbang yang menewaskan pengendara.

Bahkan intruksinya itu lewat telepon seluler dihadapan para wartawan di halaman gedung DPRD Pandeglang.

” Sudah saya perintahkan, akibat kejadian kemarin itu pepohonan akan diinventarisir. Kalau pohonnya rawan nanti dikasih plang peringatan hati-hati gitu ” katanya.

Selain itu tambah dia, pihaknya sekarang sedang membuat surat imbauan. Nanti surat itu bakal dilayangkan ketiap-tiap kecamatan sampai desa.

” Nanti semua kecamatan kami perintahkan melakukan evaluasi dalam rangka menyikapi situasi ini. Jadi kita harus mengatisipasi keamanan dan ketertiban terutama soal becana ” tandasnya.