
BUANAINDONESIA.CO.ID PANDEGLANG – Dua rumah milik Jaya (40) dan Reni (45) warga Kampung Laba RT 02 RW 08, Desa Cigondang Kecamatan Labuan habis di lalap si jago merah tanpa tersisa, akibat bencana kebakaran yang terjadi pada Rabu 5 September 2018 sekitar pukul 04.00 dini hari, menghabiskan semua harta benda pemilik rumah, peristiwa kebakaran itu terjadi diduga akibat dari konsleting aliran listrik.
Dalam kejadian tersebut tidak ada korban jiwa, namun para korban mengalami kerugian hingga puluhan juta rupiah, soalnya kedua bangunan rumah serta isinya ludes terbakar, yang tersisa hanya baju yang nempel di badan.
Reni salah seorang korban mengatakan, pada saat kejadian ia bersama keluarganya yang lain tengah tidur, namun ia mengaku terbangun ketika anak laki-lakinya teriak-teriak minta tolong.
” Waktu kejadian saya sedang tidur, tapi anak saya teriak minta tolong kebakaran, saya langsung bangun dan bergegas keluar rumah untuk menyelamatkan diri, api yang berasal dari rumah bapa Jaya dengan cepat merambah ke bangunan rumah saya, bahkan sulit untuk dipadamkan,” ujar Reni.
Masih kata Reni, warga berusaha memadamkan api hanya dengan mengunakan alat manual.
” Akibat dari bencana ini, saya tidak punya tempat tinggal dan sekarang juga belum tahu mau tinggal di rumah siapa. Soalnya, rumah yang kebakaran ini juga saya ngontrak,” tuturnya dengan nada sedih.
Ditemui di lokasi, Ketua Forum Kebencanaan sekaligus anggota pekerja sosial masyarakat PSM Labuan, Hendi mengaku, sudah melaporkan kejadian tersebut ke Pemkab Pandeglang melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pandeglang, supaya para korban segera mendapat bantuan.
” Kami sudah koordinasi dengan Pemkab Pandeglang secara lisan. Namun hari ini rencana akan memasukan proposal bantuan, supaya kedua korban secepatnya dapat bantuan,” ujarnya.










