Warga Protes Perumahan Elit Di Kawasan Bandung Utara

42.308 dibaca
Warga Desa Mekar saluyu, Kecamatan Cimenyan, Kabupaten Bandung memblokir jalan Babakan Cikutra 2, Rabu,18 April 2108 (BUANA INDONESIA NETWORK/Abby Aditya)


BUANAINDONESIA.CO.ID, KOTA BANDUNG – Warga Desa Mekar saluyu, Kecamatan Cimenyan, Kabupaten Bandung memblokir jalan Babakan Cikutra 2, Ketua RW 07 dan warga geram akhirnya menggelar protes dan menutup sementara salah satu akses jalan menuju pembangunan perumahan elit di kawasan Bandung Utara. Menurut warga, pembangunan ini menyalahi dalam alih fungsi lahan yang diduga kerap terjadi di tiga wilayah di Kota Bandung.

“Setiap hujan terjadi longsor bahkan rumah yang sudah dibangun terbawa longsor, longsor terparah terjadi 2016, bahkan beberapa minggu kemarin pada selasa 20 Maret 2018 lalu” kata Satria al mubaroq selaku ketua RW 07 desa mekar saluyu, Rabu 18 April 2018.

Advertisement

Sampai saat ini, kata Satria, pengembang belum ada secara lisan ke warga terkait pembangunan perumahan elit seluas 564 hektar atau sepertiga dari desa Mekar Saluyu. ”Karena bila dibiarkan akan berdampak ke Kota Bandung,” ujarnya.

“Karena hulu sungai Cidurian berada di sini yang meliputi wilayah Kota Bandung seperti cicaheum, cibeunying dan cigadung” sambung satria.

Sementara menurut salah satu warga RW 07, Dahlan singarimbun ini adalah sebuah perampasan hak,  seolah dia (pihak pengembang) merasa yang punya wilayah disini.

“Saya sangsi kenapa ini bisa di terjadi, proyek pembangunan ini selama 28 tahun lamanya padahal izin kepada warga juga belum ada, bahkan ketika saya menghalangi proses pembangunan, saya malah jadi  terlapor” kata Dahlan.

Warga berharap agar ada solusinya terkait pembangunan perumahan elit yang berada di kawasan Bandung Utara, terlebih jalan menuju ke kota Bandung nyaris di tutup.

“Bila tidak ada solusi kami akan mem-ptun kan dan mencari bukti -bukti wilayah atas kejadian ini” tutup Dahlan.

Seperti di ketahui cekungan di kawasan Bandung Utara akan berdampak longsor dan banjir babdang ke Kota Bandung bila alih fungsi lahan ini di teruskan.