Limbah Pohon Karet Menjadi Asesoris Rumah Tangga.

9.296 dilihat

OGAN ILIR, buanaindonesia.com- Dinas Perindustrian, Perdagangan dan UKM (Disrindag Ukm) kabupaten Ogan Ilir (OI),  bekerjasama dengan PT. Wahana Indralaya membuat asesoris rumah tangga dari memanfaatkan limba batang kayu karet.

Kadis Perindag Ukm  OI  Ir. Tapip kepada media ini mengatakan, limba dari batang karet yang semula hanya digunakan sebagai boiler saja, oleh pihak PT Wahana namun setelah kerjasama saat ini telah berhasil mengembangkan berbagai kerajinan yang menghasilkan rupiah yang menjanjikan.

Advertisement

“Usaha pemanfaatan limba batang karet itu telah dilakoni oleh 10 orang pengrajin yang tergabung dalam kelompok pengrajin kayu bubut yang ada di desa muara penimbung Kecamatan Indralaya selama dua bulan terakhir ini” ungkap Tapip dikantornya kamis (28/11/13)

Saat disinggung prosfek pengembangan usahanya untuk jangka panjang dikatakannya bahwa untuk usaha membuat asesoris itu sangat menjanjikan, apalagi ditambah dengan desain desain yang menarik, dalam artian tidak terfokus hanya dengan satu desain melakan berpareasi “aneka asesoris sersebutberupa gantungan baju, topi dan sebagainya bagian tengah dari batang atau pohon karet itu dimanfaatkan menjadi asesoris rumah tangga, tempat gantungan baju, topi dan lain sebagainya” imbuhny.

untuk membuat asesoris  yang berupa gantungan baju para pengrajin bisa memakan waktu 4-5 hari dia membuat sebuah asesoris yang berupa gantuan pakaian ini menghabiskan waktu 4-5hari dengan harga jual satu buah gantungan baju mencapai 90ribu rupiah dengan modal antara 50-60ribu/buahnya.

“Sementara untuk pemasarannya, kita juga sudah bekerjasama dengan pihak perindustrian atau pertokoan yang ada di Tangerang dan Banten” pungkasnya

Advertisement