OGAN ILIR, Buanaindonesia.com – Krisis listrik di wilayah Sumatra Utara dan Banda Aceh tampak nya berdampak ke wilayah ogan ilir. Khususnya di kecamatan Tanjung Batu dan Payaraman, Selain sering listrik mati, listrik di dua kecamatan tersebut sering mengalami spanning ( naik, turun tegangan.red ).
“Hal ini akan berdampak pada kerusakan alat alat elektronik. Seperti, kulkas, komputer, mesin cuci, kipas angin hingga HP, ” Ungkap zali (45) salah satu warga kecamatan Tanjung Batu Rabu (12/03/14).
Ditambahkannya, belum lagi dua hari terakhir ini sering ada pemdaman, Tampak nya PLN harus berbenah diri, jika memang diperlukan, kami sebagai masyarakat siap melayangkan surat pemberitahuan resmi untuk meminta tambahan daya agar tidak lagi spanning.
Ditempat berbeda, kepala bidang pelayanan konsumen PT PLN Cabang Palembang Ranting Indralaya Rosandi mengatakan, salah satu penyebab mengapa bisa terjadi naik turunnya tegangan listrik bisa jadi berasal dari kabal listrik dan travo bukan berasal dari pembangkit ataupun gardu induk. “mengingat pasokan listrik untuk wilayah sumatera selatan masih cukup dalam beberapa tahun mendatang,”Ucapnya
“Secara detail, dari pembangkit listrik mengalir ke travo yang dipasang perdaerah, barulah mengalir ke rumah rumah warga, jarak dan ukuran besar kecil nya kabel menentukan kekuatan tegangan di setiap daerah, jika jarak rumah warganya dekat dengan travo dan ukuran kabal listriknya memadai maka tidak akan mungkin terjadi spanning, “Ujar Rosandi.
Ditambahkannya, jika memang ada keluhan spanning dan lain lain, diharapkan dapat memberikan pernyataan tertulis kepada PT PLN. “insyaallah kita akan penuhi permintaan tersebut. “Pungkasnya. (mie)








