Muhendi Mahzareki, Katakan  Paling Telat Oktober APBD-P Tahun 2020 Disahkan

9.367 dilihat
Wakil Ketua DPRD Sumsel - Muhendi Mahzareki- Partai Demokrat. Senin 14 September 2020. Foto : Ward

BUANAINDONESIA, SUMSEL- Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) akan mengajukan pinjaman dana sebesar Rp 539.851.548.950 kepada Pemerintah Pusat. Hal tersebut akan dibahas dipembahasan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Perubahan (P)  APBD-P Tahun 2020 Sumsel paling telat Disahkan Oktober 2020.

Wakil Ketua DPRD Sumsel – Muhendi Mahzareki- Partai Demokrat. pinjaman untuk meningkatkan perekonomian masyarakat  dan untuk membantu masyarakat  terdampak dari covid-19.

Advertisement

“Sekarang ini kita menunggu, Pemprov Sumsel untuk membahas APBD-P 2020., Tapi menunggu putusan PT Sarana Multi Infastruktur (SMI) dan Kementerian Keuangan. Pinjaman Rp539.851.548.950 diserahkan ke Pemprov, kita  langsung bisa membahas APBD-P,”Kata Muhendi Mahzareki. Senin 14 September 2020.

Dilanjutkan, “Paling telat Oktober sudah di sahkan  APBD-P Tahun 2020 ,“ujarnya.

Sementara itu,  Sekda Sumsel H Nasrun Umar mengatakan, sudah bertemu dengan Dirjen Bina Keuangan Daerah dimana prosesnya sudah sampai disana.

“Bekas sudah diterima secara lengkap, beberapa daerah yang lebih dahulu dari kita masih dalam proses dengan PT SMI),” kata Nasrun. Senin (14/9_

Dikatakan, untuk perhitungan besarnya sudah dilakukan secara efisien. “Sebenarnya kita tidak pinjam, karena kondisi seperti ini,  pembangunan harus jalan perlu dana untuk membiayai,”.

Advertisement