OGAN ILIR, buanaindonesia.com- Setelah dilakukan penyelidikaun kurang dari 24 jam, petugas jajaran Polres Ogan Ilir (OI) akhirnya berhasil mengungkap kasus mayat wanita yang ditemukan di tepi Sungai Ogan Desa Ulak Kembahang Kecamatan Lubuk Keliat, Sabtu (15/2) sekitar pukul 03.00 WIB dinihari.
Tanpa diduga sebelumnya, ternyata pembunuh mayat wanita yang diketahui bernama Rita (38) warga Perumahanan Bhakti Guna Desa Tanjung Seteko Kecamatan Indralaya adalah oknum Sekretaris Komisi Pemilihan Umum (KPU) Ogan Ilir Drs Dedi Albakri MM.
Dedi ditetapkan sebagai tersangka tunggal tersebut, kemudian ditangkap petugas Polres OI dipimpin Kasat Reskrim AKP Suhardiman, Senin (17/2) sekitar pukul 02.00 WIB di rumahnya di Jalan Alamsyah Ratu Prawiranegara kelurahan Bukit Batu Kecamatan Ilir Barat I Palembang.
Kapolres Ogan Ilir AKBP Asep Jajat Sudrajat yang memberikan keteangan kemarin mengatakan, terungkapnya kasus pembunuhan itu berdasarkan keterangan saksi yang sempat melihat korban bersama tersangka di dalam mobil dinas (mobnas) BG 1124 TZ jenis Grand Livina warna hitam sekitar pukul 16.00 WIB, Jumat (14/2) sebelum kejadian. “Rupanya setelah dikembangkan memang ada keterlibatan tersangka dalam kasus pembunuhan ini” ucap Asep
Kapolres juga menjelaskan, sebelum kejadian pembunuhan itu, tersangka sudah berjanji dengan korban untuk bertemu Jumat (14/2) di depan SPBU Indralaya, usai menghadiri acara Sosialisasi KPU OI di Rumah Makan Sederhana Indralaya.
Keduanya berangkat menggunakan mobil dinas BG 1124 TZ menuju perkebunan karet keluarga tersangka di Desa Tanah Abang Kecamatan Muara Kuang Kabupaten OI.
Entah apa sebabnya, lanjut kapolres ditengah perjalanan keduanya terlibat pertengkaran. Diperkirakan akhir dari pertengkaran itu tersangka gelap mata dan menganiaya korban menggunakan kunci roda mobil hingga tewas. Selanjutnya untuk menghilangkan jejaknya, tersangka membuang mayat korban dipinggiran sungai Ogan di Desa Ulak Kembahang Kecamatan Lubuk Keliat.
“Dari hasil pemeriksaan mayat, kita temukan bekas luka robek dibagian belakang kepala akibat benda tumpul. Oleh sebab itu petugas kita telah mengamankan mobnas beserta kunci roda, dua buah ponsel serta percikan darah yang berada di jok mobil,” ujar kapolres, seraya mengakui bila antara tersangka dan korban ada hubungan khusus.
Sementara tersangka sendiri tidak berkelit atas tuduhan pembunuhan itu. “Saya panik, karena sempat dicakar dan dipukuli korban saat terjadi pertengkaran dalam mobil itu. Untuk menghentikan tindakan korban itu terpaksa saya menggunakan kunci roda memukul bagian belakang kepalanya. Tadinya saya hanya untuk menghentikan perbuatan korban, ternyata akibat pukulan benda tumpul itu korban langsung tewas,” ujar tersangka.(mie)
Seperti diberitakan sebelumnya, Mayat Wanita Ditemukan di Pinggir Sungai Ogan








