Perekaman e-KTP Mengalami Penurunan

7.818 dilihat

BANYUASIN, Buana Indonesia- berdasarkan data kependudukan dan catatan sipil (disdukcapil) Proses perekaman data Kartu Tanda Penduduk Elektronik (e-KTP) bagi wajib KTP di Kabupaten Banyuasin mengalami penurunan.

Kepala Disdukcapil Banyuasin, Drs Hasan Masri MSi mengakui jika perekaman data ini penurunan minat masyarakat untuk segera memiliki e-KTP, hingga  sepanjang bulan Juli, hanya 364 wajib KTP yang melakukan perekaman data di 19 Kecamatan.

Advertisement

“Kesadaran masyarakat untuk segera merekam data sangat merosot, kadang di tiap kecamatan itu, satu harinya hanya 1 wajib KTP saja yang datang ke kantor camat untuk direkam data, contohnya di Kecamatan Suak Tapeh”ujar Hasan Masri, kemarin.

Bahkan di Kecamatan Tungkal Ilir dan Muara Padang, sejak 1-5 Juli, tidak ada satupun wajib KTP memanfaatkan program ini untuk segera merekam data ke kantor camat.

Dari data Disdukcapil Banyuasin, jumlah wajib KTP di Kabupaten Banyuasin yang belum melakukan perekaman data, mencapai 224.762 dari 663.341 wajib KTP di Banyuasin

“Dari jumlah yang belum merekam itu, kita lakukan penyisiran bersama pihak kecamatan, hasilnya ditemukan wajib KTP yang sudah meninggal dunia, atau pindah alamat, itu mencapai 122.739, jadi sisa hingga Maret 2013, yakni 102.023 wajib KTP,” sambung Hasan Masri.

Jumlah tersebut juga berkurang dengan aktifitas perekaman data sejak April hingga Juni 2013, dimana jumlah perekaman di periode tersebut mencapai 27.681 sehingga total hingga saat ini yang belum merekam data mencapai 74.342

“Kami sendiri bingung, padahal berbagai upaya kita sudah mengajak masyarakat untuk segera merekam data ini, bahkan kita siapkan mobile eKTP yang menjemput masyarakat ke desa, tapi tidak juga digunakan,”jelasnya.

Bahkan, Disdukcapil Banyuasin, menyiapkan 2 unit perekaman data di kantor tersebut untuk memberikan kesempatan kepada masyarakat yang membuat akte kelahiran, juga melakukan perekaman data e-KTP.

“Namun, jumlah ini akan kembali merosot di bulan puasa ini,”tungkasnya. (jns)

Advertisement