Puluhan Guru Yang Tergabung Dalam Organisasi PGRI Mendatangi Kantor BPKD Kabupaten Pandeglang

10.608 dilihat

BUANAINDONESIA.CO.ID.PANDEGLANG – Puluhan Pengurus PGRI Kabupaten Pandeglang mendatangi kantor BPKD, hal tersebut untuk mempertanyakan kejelasan pembayaran gaji ke 13 dan TPP yang belum terbayarkan oleh PEMKAB Pandeglang. Mereka mewakili ribuan guru yang berstatus Aparatur Sipil Negara (ASN) yang bernaung dalam Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) mempertanyakan adanya informasi penundaan pembayaran gaji ke-13 dan belum dibayarkannya Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) sejak Februari 2023 oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pandeglang.

Advertisement

Ketua PGRI Kabupaten Pandeglang, Yuskiah mengatakan, ribuan anggotanya menanyakan perihal gaji ke-13 yang belum dibayarkan. Padahal menurut pernyataan Menteri Keuangan Sri Mulyani, terang Yuskiah, gaji ke-13 untuk ASN sudah bisa dicairkan bulan ini.

“Kedatangan kami untuk meminta penjelasan terkait belum dibayarkannya gaji ke-13 dan TPP yang baru dibayar satu bulan. Karena informasi di bawah ini macam-macam, makanya kami datang ke sini (BPKD, red) untuk meminta penjelasan,” ujar Yuskiah, didampingi puluhan pengurus PGRI, saat bersilaturahmi dengan Kepala Badan Pengelolaan Keuangan Daerah (BPKD) Pandeglang, Yahya Gunawan Kasbin, di Kantor BPKD, Kamis 22 Juni 2023

Dari pertemuan itu, ia akhirnya mendapatkan penjelasan yang bisa disampaikan kepada para anggotanya terkait waktu pencairan TPP kinerja Februari dan gaji ke-13.

“TPP mau dicairkan satu bulan dan gaji ketiga belas akan dibayarkan awal Juli. Dengan keuangan Pandeglang seperti ini kami sangat memahami kendala yang membuat pembayaran TPP dan gaji oleh Pemkab Pandeglang,” kata Yuskiah

Kepala BPKD Pandeglang, Yahya Gunawan Kasbin menjelaskan, kondisi keuangan di Kabupaten Pandeglang yang terdampak oleh kebijakan pemerintah pusat.

“Kami sampaikan tadi, penyesuaiannya ini kita tekadkan diselesaikan di 27 Juni. Untuk sementara perencanaan kegiatan dari DAU (Dana Alokasi Umum, red) yang ditentukan lima bidang perencanaannya sudah kita sampaikan ke pusat,” ungkap Yahya.

Jika melihat pada monitor weekly, kondisinya sudah hijau semua. Terakhir yang dilaporkan ke pemerintah pusat yakni bidang pendidikan pada 16 Juni.

“Kisaran satu minggu ke depan biasanya salur tahap pertama 30 persen. Tadi teman-teman PGRI meminta kejelasan waktu penyaluran TPP, TPP untuk kinerja Februari bisa kita cairkan dan gaji ketigabelasnya kita upayakan secepatnya di awal Juli. Karena dimungkinkan oleh Perpres-nya dan Perbup-nya gaji tiga belas mulai dibayar bulan Juni,” terang Yahya.

Hingga saat ini terdapat 62 Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang disalurkan gaji ke-13 dan menyusul Dinas Kesehatan dan terakhir Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Dindikpora).

“Untuk gaji ASN guru Rp 25 miliar, P3K guru Rp 8 miliar atau total kebutuhan sekali salur saja Rp 33 miliar. Ini cukup besar dan kita juga tengah menyelesaikan yang lain juga,” pungasknya.

Advertisement