Puluhan Massa Geruduk Kejati Sumsel, Desak Usut Dugaan Korupsi Dana Hibah Pilkada KPU OKU Selatan

7.106 dilihat

BUANAINDONESIA.CO.ID PALEMBANG— Puluhan massa yang tergabung dalam organisasi Masyarakat Toleransi Analisa Nusantara (MATA NUSANTARA) kembali menggelar aksi unjuk rasa jilid II di depan Kantor Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sumatera Selatan, Selasa (11/11/2025).

Aksi ini menuntut Kejati Sumsel mengusut tuntas dugaan korupsi dana hibah Pilkada 2024 di KPU Kabupaten OKU Selatan.

Advertisement

Koordinator Aksi, Zubhan, dalam orasinya mendesak Kejati segera memeriksa Ketua dan seluruh Komisioner KPU OKU Selatan yang diduga terlibat penyalahgunaan anggaran hibah senilai Rp35,7 miliar.

“Kami menilai ada dugaan kuat penyalahgunaan jabatan dan wewenang dalam pengelolaan dana hibah Pilkada 2024. Uang rakyat jangan dijadikan bancakan!” tegas Zubhan.

Pelanggaran yang Dipersoalkan MATA NUSANTARA.
Sebagai lembaga kontrol sosial, MATA NUSANTARA menegaskan bahwa langkah mereka sesuai amanat PP Nomor 43 Tahun 2018 tentang peran serta masyarakat dalam pemberantasan korupsi.

Dalam pernyataan sikapnya, mereka membeberkan sejumlah dugaan penyimpangan di internal KPU OKU Selatan, antara lain:

Dugaan pemotongan honor petugas PPK, PPS, dan KPPS. Mark up dana operasional dan pembengkakan biaya sosialisasi Pilkada hingga miliaran rupiah.

Penunjukan kerabat Ketua KPU sebagai pihak ketiga pengadaan Alat Peraga Kampanye (APK). Mark up ATK, konsumsi, dan perjalanan dinas melalui penggunaan nota kosong.

Hasil investigasi lapangan yang disampaikan massa juga disebut mengarah pada adanya indikasi kuat praktik korupsi yang terstruktur.

Desakan Pemeriksaan Menyeluruh.
Salah satu orator menegaskan bahwa Kejati Sumsel harus segera turun tangan mengusut para pihak yang diduga terlibat.

“Periksa Ketua, Komisioner, Sekretaris, Bendahara, dan PPTK KPU OKU Selatan. Jangan biarkan dugaan korupsi ini menguap tanpa kejelasan!” ujarnya.

Aksi yang berlangsung tertib ini juga disertai pembentangan spanduk dan poster bertuliskan berbagai tuntutan agar aparat penegak hukum menindaklanjuti laporan tersebut. Massa menegaskan akan terus mengawal kasus ini hingga tuntas dan transparan.

Advertisement