PWI Sumsel Minta Pemerintah Tidak Lakukan “Refocusing” Anggaran Media

935 dilihat
Ilustrasi - Ketua PWI Sumsel Firdaus Komar. Foto : Internet

BUANAINDONESIA, SUMSEL- Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Sumatera Selatan (Sumsel) meminta kepada pemerintah melalui gubernur dan bupati serta DPRD masing-masing daerah untuk tidak melakukan refocusing dan realokasi anggaran untuk kerja sama media. Hal itu dikemukakan oleh Ketua PWI Sumsel Firdaus Komar, Kamis 14 Mei 2020.

Selama ini menurut Firdaus, anggaran kerja sama dengan media di OPD Diskominfo atau di Humas masing-masing daerah.

Dijelaskan, alasannya pandemi Covid-19 yang meluluhlantakkan semua sendi kehidupan, membuat kalang kabut dan kekhawatiran dunia, begitu juga dialami Sumsel.

Salah satu sektor yang merasakan dampak dan benar-benar terimpit adalah industri media. Pada tahun 2020 ini Pemerintah Pusat mengalokasikan anggaran untuk mengatasi pandemi Covid-19 ini sebesar Rp 400,1 Triliun.

“Bahkan masing-masing kota dan Kabupaten di Sumsel juga menganggarkan melalui APBD yang besarnya variatif. Karena media pada sisi tugas dan fungsinya untuk melakukan tugas pers. Seharusnya mendapatkan porsi atau minimal tidak dikurangi dari anggaran,” ungkapnya.

Disisi lain, dikatakan dia media justru makin sulit dalam mempertahankan industri media meski hanya untuk menghidupkan medianya sendiri.

Apalagi seiring dengan makin berkurangnya aktivitas bisnis di tanah air karena pengaruh wabah virus corona sehingga menyebabkan media kehilangan sumber pendapatan terutama untuk biaya produksi dan operasional.

Sebaliknya, media dituntut berperan dan bertanggung jawab dalam menjalankan tugas-tugas jurnalistik, terutama dalam menyampaikan informasi yang akurat dan tidak hoak, apaIagi berkaitan dnegan pemberitaan positif pencegahan dan penanganan covid -19.

Oleh karena itu PWI Provinsi Sumsel melalui surat resmi No : 136/PWI-SS/V/2020 Tertanggal 5 Mei 2020 meminta kepada jajaran pemerintah dari Gubernur Sumsel dan Bupati se-Sumsel dan Forkompinda dan jajarannya untuk tetap membantu media dalam bentuk memaksimalkan kerjasama dengan media terutama kerjasama di bidang informasi dan sosialisasi dalam pencegahan covid maupun lebih luas lagi dalam mengatasi masalah yang dihadapi bangsa Indonesia saat ini.

“Kita harapkan agar pemerintah jangan melakukan realokasi dan refocusing terhadap anggaran kerja sama dengan media,” ujar Firdaus, Ketua PWI Sumsel.

PWI Provinsi Sumsel berharap kepada jajaran pemerintah tetap membantu dan untuk melakukan fokus anggaran ke media demi kelangsungan hidup media, karena dalam industri media banyak yang menggantungkan kelangsungan ekonomi keluarga. (**)