Saat Jam Belajar, Siswa Berkeliaran di Jalan Raya

9.823 dilihat

MUSI BANYUASIN,  Buana IndonesiaNampaknya tugas aparat kepolisian jalan raya dan pihak guru untuk terus memberikan bekal dan kesadaran akan pentingnya pendidikan dan bahaya yang timbul akibat  ugal-ugalan dijalan raya harus terus diupayakan.

Pasalnya, beberapa orang anak yang menggunakan seragam sekolah masih banyak berkeliaran di jalan raya, padahal jam baru menunjukkan pukul 10.00 wib. di mana aktivitas belajar mengajar di sekolah masih berlangsung.

Advertisement

Pantauan Media ini, oknum siswa tersebut entah dari mana asalnya, yang jelas mereka menggunakan seragam sekolah tingkat atas yang berada di kecamatan Lais kabupaten Musi Banyuasin. Mereka berkumpul dalam kelompok kecil diperkirakan  ada sekitar empat atau lima sepeda motor. Mereka mengendarai sepeda motor dengan berboncengan tanpa menggunakan helm sebagai pelindung kepala, melaju kencang kearah berlawanan dari sekolah tingkat atas yang ada dikecamatan tersebut.

Selain itu, akibat dari aksi mereka (pelajar-red) arus lalu lintas dijalan raya terasa kurang nyaman, akibat mereka sering menggunakan sepeda motor ugal-ugalan tanpa memikirkan pengguna jalan lainnya.

Sri (34), warga kecamatan Sekayu yang saat itu melintas mengeluhkan akibat ulah oknum pelajar tersebut, “kami mengharapkan agar kepala sekolah yang bersangkutan dapat mendata siswa mereka masing-masing, sehingga oknum pelajar yang berkeliaran saat jam pelajaran dapat diketahui berasal dari sekolah mana”, ungkap Sri.

Lebih lanjut Sri mengatakan bahwa akibat dari segelintir oknum pelajar tersebut, pengguna jalan seperti dirinya merasa terganggu, karena mereka sering balap liar antar sesama teman mereka sendiri.

Senada dikatakan Hirin (56) warga desa Lais Kecamatan Lais kabupaten Musi Banyuasin, hal itu sudah sering terjadi.  Terkadang ada petugas yang lewat dan ada pula yang melakukan razia, tapi nampaknya mereka tetap membandel.

“kami merasa kasihan terhadap orang tua mereka yang mengharapkan anak-anaknya untuk dapat menimbah ilmu disekolah. Namun kenyataanya, mereka malah berkeliaran dijalan tanpa memikirkan akibatnya”, ungkap Hirin.

Menanggapi hal itu, dinas pendidikan kabupaten Musi Banyuasin melalui kepala bidang pendidikan menengah (Kabid Dikmen), Drs Paku Alamsyah MM, saat dikonfirmasi diruang kerjanya mengatakan bahwa telah mengintruksikan kepada setiap sekolah yang berada di Muba agar pada saat proses kegiatan belajar mengajar (KBM) hendaknya dapat memperhatikan siswa mereka masing-masing, termasuk mengontrol jam kehadirannya.

Selain itu, pihaknya juga akan terus berupaya melakukan kerja sama kepada pihak polisi lalu lintas terkait penertiban dan upaya sosialisasi tentang kesadaran siswa akan bahaya ugal-ugalan dijalan raya yang dapat mengancam nyawa dirinya dan orang lain, imbuh Paku Alamsyah. (bi/c)

Advertisement