BUANAINDONESIA, SUMSEL- Sebanyak 9 (sembilan) Pengurus Ranting Forum Komunikasi Putra Putri Purnawirawan (FKPPI) Kota Palembang di dampingi kuasa hukum FKPPI Hermanto SH, MH mendatangi Polda Sumsel. Kamis 30 Maret 2023 untuk menindaklanjuti laporan tertanggal 21 Maret 2023.
“Tadi kami sengaja datang ke Polda Sumsel di terima Subdit II Ditreskrimum Polda Sumsel mempertanyakan laporan Pak Agus Kelana terhadap terlapor HNU,”Kata Didi Timuryanto, SH, Ketua PR FKPPI Alang-Alang Lebar dalam keterangan persnya di Sekretariat PC PKPPI Palembang, Kamis 30 Maret 2023
Dikatakan, kami seluruh pengurus rayon FKPPI di Palembang tidak ingin organisasi besar dan tua dirusak oleh oknum. “Aku Rela siapapun jadi Ketua, asal anak TNI dan Polri,”Kata Didi. Kamis (30/3)
Sementara itu, kuasa hukum Pengurus Cabang (PC) FKPPI Palembang Hermanto SH, MH mengatakan FKPPI sebagai organisasi besar dan modern berevolusi dengan membersihkan oknum-oknum yang membantu membuatkan KTA atas nama HNU yang jelas-jelas melanggar AD/ART organisasi FKPPI.
“Semuanya, sudah jelas diatur dalam AD/ART untuk jadi anggota biasa FKPPI harus anak TNI dan Polri atau anak purnawirawan TNI dan Polri,”jelasnya
Dikatakan HNU anak Muhammad Umar mendapat pangkat tituler, pangkat tersebut hanya berlaku selama yang bersangkutan memangku jabatan keprajuritan dengan masa tertentu.
“Orang tua HNU melanjutkan sebagai ASN jadi mereka itu sebagai warga sipil,”ujarnya.
Selanjutnya,kuasa hukum FKPPI menyesalkan diterimanya laporan balik HNU terhadap Ketua PC FKPPI Palembang Agus Kelana yang dilakukan Kuasa hukum HNU, A.Yani Bahtera
“Pelapor tidak tidak tepat, karena tidak memiliki kepentingan Hukum dan kerugian langsung, sudah jelas ditentukan dalam laporan yang dilakukan persoon harus dilakukan yang namanya disebut. Bukan melalui kuasa hukum, Ini diatur dalam KUHAP,” jelasnya.
Menanggapi laporan balik tersebut, Hermanto menegaskan bahwa sesuai UU No 31 Tahun 2014 tentang LPKS, tidak mengenal laporan balik sebelum dibuktikan terlebih dahulu laporan pertama.
“Kalau saling lapor tidak ada habis-habisnya,”pungkasnya.








