Seminar Dinkes OI “Lindungi Keluarga dan Bangsa Cegah HIV-AIDS”

9.020 dilihat
Sekda OI H.Sobli, kepala Dinas Kesehatan H.kosasi  dan para undangan
Sekda OI H.Sobli, kepala Dinas Kesehatan H.kosasi dan para undangan

OGAN ILIR, buanaindonesia.com- Dalam rangka memperingati Hari Aids sedunia, dinas Kesehatan Kabupaten Ogan Ilir (OI) mengadakan seminar satu hari bertempat di Gedung Serba Guna Caram Seguguk. Senin (30/12/13) Dengan tema “Lindungi Keluarga dan Bangsa, Cegah HIV-AIDS”.

Sekda OI H.Sobli ketika memberikan paparan peringatan tentang virus HIV/AIDS
Sekda OI H.Sobli ketika memberikan paparan peringatan tentang virus HIV/AIDS

Pada kesempatan tersebut Sekda OI Sobli saat membuka acara seminar satu hari dalam arahannya antara lain menerangkan akan bahayanya  HIV-AIDS, “ini bisa  mengancam siapa saja tanpa mengenal status seseorang, untuk itu hendaknya dilaksanakan  kampanye secara terus menerus dengan bahasa yang mudah dimengerti  oleh masyarakat,”

Advertisement

“usia rentan tertularnya virus ini antara 20-30 tahun dan korbannya kebanyakan kaum wanita, hal ini terjadi karena ketidak tahuan mereka, keterbatasan pengetahuan, untuk itu untuk mencegah terjangkitnya virus tersebut diperlukan kampanye yang melibatkan tokoh agama, tokoh masyarakat, Tentang bagaimana bahayanya virus HIV-AIDS ini  yang pada intinya lebih baik mencegah HIV- AIDS daripada menanggulangi setelah terjadi”lanjutnya.

Sebelumnya, Kepala Dinas Kesehatan OI H.Kosasi mengatakan, seminar sehari tentang HIV-AIDS. Dalam rangka memperingati Hari AIDS sedunia tahun 2013 diikuti seluruh Puskesmas, pustu , dan jajaran dinas kesehatan Kabupaten OI dan undangan lainnya. Antara lain bertujuan untuk mengetahui bahaya dari virus HIV-AIDS.

pantauan buanaindonesia.com, selain undangan dan kepala SKPD, juga dihadiri beberapa orang perwakilan dari persatuan waria Sumsel di Palembang, sementara pada acara seminar sehari tersebut sebagai nara sumber dr.Oka Kurnia Hayati selaku ketua IMS (Infeks Menular Seksual) yang juga selaku pimpinan Puskesmas Simpang Timbangan Indralaya yang membahas dua materi yaitu Mengenal HIV-AIDS dan HIV&TB.

Lebih lanjut dikatakan  Dr Oka pada pembahasan materinya, antara lain mengatakan Infeksi HIV (Human Immunodeficiency Virus) adalah suatu infeksi oleh salah satu dari 2 jenis virus yang secara progresif merusak sel darah putih yang disebut limfosit, yang menyebabkan AIDS (Acquired Immunodeficiency Syndrome) dan penyakit lainnya sebagai akibat dari gangguan kekebalan tubuh.

Lanjutnya HIV menyebabkan rusaknya/melemahnya sistem kekebalan tubuh manusia. Virus HIV  membutuhkan sel sel kekebalan kita untuk berkembang biak. Secara alamiah sel kekebalan kita akan dimanfaatkan. Sehingga lama kelamaan sel kekebalan kita habis dan jumlah virus menjadi berkembang, karena HIV berada dalam cairan tubuh manusia.

Pada Kesempatan tersebut hadir juga dua orang penderita AIDS atau yang terjangkit virus HIV, sebut saja Kumbang dan Bunga. Kumbang dan Bunga hadir pada acara seminar ini untuk berbagi cerita juga pengalamannya selama divonis terjangkit virus HIV.

Seperti yang diutarakan Kumbang, mengaku sejak tahun 2003 hingga sekarang masih mengidap virus HIV, dan sampai sekarangpun masih tetap menkonsumsi obat anti virus. Lanjut ceritanya, saat itu Kumbang sangat ketergantungan dengan obat obat terlarang jenis narkoba yang dilakoni dengan memakai jarum suntik, dengan memakai jarum suntik secara bergantian tersebut akhirnya terjangkit virus HIV.

Kumbangpun mengaku mempunyai keluarga bahagia,  dengan satu orang istri dan  2 anak dan alhamdulillah istri dan anak anaknya tidak terjangkit Virus HIV ini.  Dan selama 10 tahun ini tetap  menggunakan obat anti virus.

Hal senada juga diungkapkan Bunga yang mengaku sebagai  waria, mengaku juga sebagai penjual sex di pangkalan, pada pertengahan 2010 yang lalu  pengalami  sakit, dari hasil pemeriksaan itulah dinyatakan positif terkena virus HIV.  Kendati demikian lanjut Bunga, tidak  pernah berputus asa, harus tetap hidup, harus tetap semangat.

Sebenarnya menurut Bunga awalnya  tidak ada harapan hidup, takut dikucilkan, namun akhirnya berkat dukungan teman teman akhirnya aku bisa bertahan, sempat juga awalnya dijauhi  teman teman, tapi akhirnya mereka mengerti bahkan memberikan kekuatan. Harapnya kepada siapapun yang terkena virus HIV -AIDS jangan minder dan jangan takut dikucilkan dari keluarga dan masyarakat juga  mengaku  sampai sekarang terus minum obat dan sampai sekarang saya tetap bisa bekerja. (Mie)

Advertisement