MUARAENIM, Buanaindonesia.com – Tragis menimpa Arrohana Arif (34), warga Desa Tanjung Raja, Kecamatan Kota Muara Enim, dirinya ditemukan telah tewas mengapung dengan kondisi tubuh telah membengkak dan mengeluarkan bau tak sedap di aliran sungai enim di Klawas Desa Lingga Kecamatan Lawang Kidul Muara Enim.
Berdasarkan informasi yang berhasil dihimpun buanaindonesia.com, Senin (2/11) penemuan jasad korban sekitar pukul 15.30 WIB, Minggu (1/11/2015) saat itu jasad korban mengapung di pinggir sungai dengan kondisi telah membengkak dan mengeluarkan bau tak sedap sehingga susah dikenali.
Jasad korban diperkirakan telah tenggelam selama dua hari. Barulah setelah diidentifikasi oleh jajaran Polres Muara Enim di RS Rabain Muara Enim, jasad korban dikenali oleh keluarganya dengan ciri-ciri ada tato dibeberapa bagian badan dan adanya bekas operasi di perutnya.
Korban diketahui pada Sabtu (31/10/2015) pergi mencari ikan dengan menggunakan jala di aliran sungai enim Klawas Desa Lingga Kecamatan Lawang Kidul. Saat itulah di duga korban terpeleset dan terbentur bebatuan di sungai, sehingga menyebabkan korban tidak sadarkan diri lalu tenggelam.
Berdasarkan hasil identifikasi yang dilakukan oleh Inafis Polres Muara Enim menyatakan tidak ada tanda-tanda kekerasan pada jasad korban.
Sementara itu, Kapolres Muara Enim AKBP Nuryanto melalui Kabag Ops Kompol Andir Kumara mengatakan jasad korban saat ini telah dibawa pulang untuk di makamkan oleh keluargannya di Desa Tanjung Raja.
Editor : Juan








