Muara Enim Terima Penghargaan Laboratorium Inovasi Terbaik  dari LAN

13.859 dibaca

MUARAENIM, Buanaindonesia.com – Pemkab Muara Enim kembali menerima penghargaan tingkat nasional. Kali ini, penghargaan sebagai daerah dengan Laboratorium Inovasi terbaik di Indonesia. Penghargaan ini diberikan oleh Lembaga Administrasi Negera (LAN) kepada Bupati Muara Enim Ir H Muzakir Sai Sohar yang diterima oleh Wakil Bupati H Nurul Aman SH di Jakarta, kamis (29/10).

IMG_20151102_201417Penghargaan ini diberikan bersamaan dengan kegiatan Temu Inovasi Administrasi Negara (Temu INAGARA) yang diselenggarakan oleh LAN. Selain Bupati Muara Enim Ir H Muzakir Sai Sohar, penghargaan serupa juga diberikan kepada tiga kepala daerah lain yakni walikota Jogjakarta, bupati Majalengka, dan bupati Ciamis.

Advertisement

“Penghargaannya berupa piala dan sertifikat dari LAN, yang diserahkan secara langsung oleh Menteri Sekretaris Negara Pratikno, didampingi Kepala LAN RI, Deputi Kelembagaan Kementerian PAN-RB, dan Staf Ahli Bidang Pemerintahan Kementerian Dalam Negeri,” terang Kepala Bappeda Muara Enim Dr H Abdul Najib MM, kemarin.

Najib menerangkan temu Inovasi Administrasi Negara (Temu INAGARA) pertama kali ini dibuka oleh MenteriSekretaris Negara, Prof Dr Pratikno Msoc Sc.  Selanjutnya Temu INAGARA akan diadakan setiap tahun, dan untuk 2016 Temu INAGARA rencananya akan dibuka oleh Presiden RI.

Temu INAGARA ini diselenggarakan dengan tujuan untuk menyebarluaskan Inovasi Administrasi Negara di Kementerian, Lembaga dan  Inovasi Daerah di Pemerintah Daera, mensosialisasikan hasil Laboratorium Inovasi Daerah. Berbagi pengetahuan dan pengalaman tentang best practices Inovasi Daerah, dan membangun komitmen Inovasi Administrasi Negara/Inovasi Daerah  di lingkungan Kementerian, Lembaga dan Pemerintah Daerah.

“Pada prinsipnya forum ini merupakan upaya LAN RI dalam rangka menumbuhkembangkan Inovasi Administrasi Negara/Inovasi Daerah  di Kementerian, Lembaga dan Pemerintah Daerah. Sehingga Inovasi menjadi agenda prioritas di Kementerian, Lembaga dan Pemerintah Daerah,” papar Najib.

Najib menuturkan  dalam sambutannya Menteri Sekretaris NegaraPratikno menyatakan bahwa pemerintah sedang giat menggalakkan inovasi dalam berbagai bidang di daerah.  Pemda yang tidak menggunakan/mengoptimalkan pelaksanaan  inovasi dalam pemerintahannya, akan mengalami keterlambatan bahkan mungkin mengalami kegagalan.

“Setiap pemimpin daerah harus dapat menyediakan lahan subur atau kondisi kondusif bagi tumbuh berkembangnya inovasi dikalangan aparatur pemerintah, dan masyarakat. “Inovated or death” harus dapat menjadi cambuk bagi pemerintah pusat maupun daerah dalam menjalankan roda pemerintahan, pembangunan, dan pelayanan publik,” tutur dia.

“Saya  sangat mengapresiasi Lembaga Administrasi Negara (LAN) RI yang telah menyelenggarakan temu INAGARA. Serta memberikan penghargaan kepada daerah-daerah dan Kementerian/Lembaga yang sukses menyelenggarakan inovasi di daerahnya,” ujar Mensekneg.

Acara kemudian dilanjutkan dengan deklarasi dan penandatanganan tri satya INAGARA oleh seluruh peserta.Selanjutnya dilakukanPlenary Session (Diskusi Panel) Promosi Inovasi Administrasi Negara dengan menghadirkan pembicara di sektor privat  Dr Antonius Alijoyo, pengamat inovasi administrasi negara  Prof Dr Agus Dwiyanto MPA dan sektor pemerintah  Dr Syahrul Effendi SH MM.

Berikutnya acara talk show best practices Laboratorium Inovasi Daerah  yang disajikan oleh Walikota Yogyakarta; Bupati Muara Enim (diwakili oleh Dr Ir H . Abdul Nadjib MM/ kepala  Bappeda Kabupaten Muara Enim), bupati Majalengka; dan bupati Ciamis. Dalam rangkaian acara Temu Inovasi Administrasi Negara ini juga diisi dengan Festival/Pameran  INAGARA dengan 286 Inovasi.

Dalam Festival/Pameran IAGARA 2015 ini Pemerintah Kabupaten Muara Enim menampilkan 8 inovasi unggulan dari 79 inovasi yang dihasilkan oleh Laboratorium Inovasi Daerah Kabupaten Muara Enim.

Editor : Juan

Bagaimana Menurut Anda?