Pencurian Ternak Di Inderalaya Kian Marak

11.760 dibaca

OGAN ILIR. Buanaindonesia.com – Rizal selaku Ketua Rt di Kelurahan Indera laya Kecamatan Indera Laya Kabupaten Ogan Ilir  harus merelakan kelimka ekor kambing ternaknya yang di gasak oleh maling kamis sekitar Pukul 02:00 wib.

nekatnya lagi maling tersebut sempat menyembelih kelima ekor kambing tersebut dikandang, namun aksi kawanan maling tersebut tidak berlangsung mulus karena sempat diketahui oleh warga, karena merasa terancam dan dikepung warga, komplotan maling tersebut melarikan diri kedalam semak belukar.

Advertisement

Dengan kejadian tersebut, Rizal pemilik lima ekor kambing tersebut harus gigit jari untuk mengembang biakkan ternaknya, karena kambing-kambingnya sudah mati semua.

Warsita warga setempat yang ikut melakukan pengejaran terhadap komplotan maling tersebut menceritakan krjadiannya. “Kejadiannya sekitar pukul 02.00 Wib, maling itu kita lihat ada dua orang, satu orangnya tinggi, satunya lagi orangnya pendek. Kita sempat kejar, namun mereka melarikan diri masuk kehutan,”katanya kamis (13/03/14).

Dijelaskannya, kejadian Pencurian Ternak Di Inderalaya Kian Marak  seperti ini sudah sering terjadi diwilayahnya. “bukan kali ini saja, sekitar satu bulan yang lalu, warga setempat juga pernah kehilangan beberapa ekor sapi, dengan modus pelaku yang sama,”

“Dan Kalau waktu itu, yang maling sapi berhasil kabur dengan membawa satu ekor sapi, yang mereka potong didalam kandang juga,”lanjutnya.

Dengan kedaan ini tambahnya, warga menjadi resah, dan mendesak pihak berwajib untuk mengusutnya. “Jika perlu, kalau bisa maling itu didorditempat, dan tidak usah dilepaskan lagi dari penjara, biar mereka kapok,” tegasnya.

hal ini juga diakui Rizal yang kambingnya nyaris saja dibawa garong kabur. “Untungnya cepat ketahuan, kalau tidak rugi besar saya, Hitung saja satu ekor kambing ini Rp2,5 juta sampai Rp3 juta,” imbuhnya.

Dengan kejadian ini, pihaknya akan membuat kelompok untuk bergantian melakukan ronda malam.
“Sebenarnya roda malam pernah kita lakukan, namun mungkin karena merasa aman, jadi warga mulai malas jaganya, dan berangsur bubar, Yang pasti pos kampling akan kita hidupkan lagi,” tukasnya.

Terpisah, Kapolsek Indralaya AKP Eko Royanto, SIk saat dikonfirmasi mengaku belum menerima laporan. “Kita harap warga melapor, dan bisa kita tindak lanjuti, Untuk mengantisifasi kejadian serupa, kita akan tingkatkan patroli,” singkatnya.

Ditambahkannya juga, bahwa ini modus baru para garong untuk mengelabuhi korbannya. “Logika kita, kalau tidak dipotong, saat mereka mau bawa, pasti berisik suara kambing itu, tapi kalau sudah dipotong, aman, mungkin inilah akal-akalan mereka. (Mie)

Bagaimana Menurut Anda?