Musim Penghujan, Jalan Walisongo Desa Bukit Kian Memprihatinkan

11.711 dibaca
Kondisi Jalan Walosongo Betung Banyuasin

BANYUASIN-Buanaindonesia.com- Salah satu penunjang kemajuan dan kesejahteraan suatu daerah adalah akses jalan yang baik dan memadai. Namun harapan warga desa Bukit Kecamatan Betung kabupaten Banyuasin untuk menikmati hal itu  sepertinya tak kunjung terealisasi.

Kondisi Jalan Walosongo Betung Banyuasin
Kondisi Jalan Walosongo Betung Banyuasin

Akbar (35), mengharapkan pengaspalan jalan Simpang Walisongo, setelah belasan tahun mengusulkan baik terhadap perusahaan didesa penyangga maupun pemerintah desa setempat, hingga kini belum juga ada titik terangnya.

Advertisement

Dirinya sangat menyayangkan program pembangunan desa Bukit sedikit lamban, terutama masalah infrastruktur jalan yang seharusnya menjadi perhatian serius baik oleh pemerintah kabupaten maupun provinsi, karena hal ini adalah salah satu faktor kelancaran roda perekonomian didalam daerah tersebut.

“Pemerintah harusnya tanggap dan jeli atas kebutuhan yang vital bagi rakyat, salah satunya adalah jalan sebagai infrastruktur penunjang roda perekonomian rakyat,” tegasnya, (25/04/15).

Akbar menyayangkan kurangnya perhatian pemerintah terhadap warganya, “menurut warga setempat, usulan untuk pengaspalan jalan ini sudah acapkali dilayangkan sejak beberapa tahun yang lalu, namun hingga kini tak kunjung terealisasi,” imbuhnya.

Senada, Diyan (41) warga desa Bukit  juga mendesak agar pemerintah kabupaten melalui instansi tekhnisnya dapat segera memprogramkan kegiatan pengaspalan infrastruktur jalan dalam desa Bukit yaitu ruas jalan simpang Walisongo hingga simpang portal PTPN7 UU Krawo.

Lebih jauh dikatakannya, pemerintah kabupaten bersama anggota DPRD diharapkan dapat lebih memfokuskan perhatian dan dukungannya terhadap program yang bersifat krusial.

“Untuk menggiring permasalahan yang sifatnya krusial, diharapkan peran aktif dari anggota dewan kita yang terhormat terutama DPRD yang berasal dari dapil ini. Sehingga pembangunan diharapkan dapat berjalan secara simultan melalui dukungan kerjasama antar jaringan instansi berkompoten, terutama dari Dinas PU Bina Marga, Perusahaan, dan DPRD dan bersama unit kerja terkait lainnya,” ungkapnya. (dk)

Bagaimana Menurut Anda?