Wagub Sumsel Buka Pasar Murah Ramadhan 1436 H Bagi MBR

10.053 dibaca
Wakil Gubernur (Wagub) Sumsel membuka Pasar Murah dalam rangka menghadapi Hari Raya Idul Fitri 1436 H tahun 2015 di halaman Kantor Gubernur Sumsel, Kamis (25/6).

Pasar Murah1PALEMBANG,Buanaindonesia.com-Wakil Gubernur (Wagub) Sumsel secara resmi membuka Pasar Murah dalam rangka menghadapi Hari Raya Idul Fitri 1436 H tahun 2015 di halaman Kantor Gubernur Sumsel, Kamis (25/6). Acara ini sudah menjadi agenda rutin Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumsel setiap tahunnya untuk membantu masyarakat Sumsel yang berpenghasilan rendah (MBR) agar bisa membeli dengan harga yang terjangkau.

Wagub mengaku dirinya memberikan apresiasi kepada pihak-pihak yang telah menyelenggarakan acara ini. Menurutnya, acara ini merupakan bentuk perhatian pemerintah kepada masyarakat Sumsel dalam menghadapi bulan Ramadhan dan menyambut Hari Raya Idul Fitri.

Wakil Gubernur (Wagub) Sumsel membuka Pasar Murah dalam rangka menghadapi Hari Raya Idul Fitri 1436 H tahun 2015 di halaman Kantor Gubernur Sumsel, Kamis (25/6).
Wakil Gubernur (Wagub) Sumsel membuka Pasar Murah dalam rangka menghadapi Hari Raya Idul Fitri 1436 H tahun 2015 di halaman Kantor Gubernur Sumsel, Kamis (25/6).
Advertisement

“Setiap menghadapi bulan Ramadhan dan mendekati hari raya idul fitri, harga-harga di pasaran baik itu pasar tradisional maupun pasar modern cenderung akan meningkat. Sampai sekarang, harga bahan pokok baik itu pangan dan sandang di pasar masih stabil. Namun ini tidak menjamin harga akan terus stabil. Di sinilah tujuan dari pasar murah ini supaya harga tetap stabil, masyarakat bisa menjangkaunya dan mudah didapat” ungkap Wagub.

Dikatakannya, Pemprov Sumsel telah berupaya agar harga tetap stabil. Banyak strategi yang dilakukan. Seperti memeriksa persedian barang di gudang, memantau harga di pasar dan seterusnya.

“Apapun yang kita lakukan untuk mengendalikan harga bahan pokok,” kata dia.

Ketua Panita, Tata Nirwana Mukti Sulaiman mengatakan, pasar murah Ramadhan 1436 H dilaksanakan di 14 lokasi selama dua hari. Tujuannya, untuk memberikan kemudahan bagi MBR untuk mendapatkan barang yang bagus dan harganya terjangkau.

“Kegiatan ini akan terus kita gelas karena masyarakat berpenghasilan rendah cukup terbantu,” pungkasnya. (ADV)

Bagaimana Menurut Anda?