BANYUASIN, Buanaindonesia.com-Menanggapi belum berfungsinya Pasar Induk Perajin, Kades Perajin Anhar menegaskan bahwasanya bangunan pasar itu akan tetap menjadi pasar, dan tidak akan ditukar guling dengan yang lain seperti yang sempat diwacanakan sebelumnya.
“Ya memang tidak difungsikan karena pasar ini lokasinya sangat jauh dari pemukiman penduduk dan tidak ada angkutan umum yang menuju kesana. Pada waktu itu, pak Bupati meminta saya untuk memikirkan bangunan itu, akan dijadikan apa. Tapi saya sudah memutuskan pasar itu akan tetap menjadi pasar,” ungkap Anhar, kemarin.
Langkah yang dirinya ambil untuk menghidupkan geliat perekonomian di pasar itu, saat ini pihaknya telah bekerjasama dengan pihak pengembang untuk membangun perumahan di dekat pasar. Nantinya, jika kawasan perumahan itu telah ramai dengan masyarakat tentu kegiatan perekonomian di pasar akan ramai.
“Sekarang sudah ada 120 unit yang telah dipesan, pastinya kalau masyarakat di sekitar pasar sudah ramai, tentu membuka pasar induk itu akan gayung bersambut. Tidak ada lagi persoalan tidak ada yang membeli di pasar itu nantinya,” tambahnya.
Kapan Pasar Induk Perajin ini akan berfungsi atau beroperasional seutuhnya? Ditegaskan Anhar, pihaknya tidak bisa memastikan lantaran hal itu tergantung pada masyarakat yang menghuni perumahan itu.
“Ya tergantung, kalau perumahan itu sudah ditunggu tentu pasarnya sudah bisa difungsikan. Ya mudah-mudahan dalam waktu dekat ini. Agar bangunan pasar itu tidak makin terbengkalai, apalagi bangunannya pada dinding mulai retak bahkan pintu los sudah banyak yang hilang, lantaran dicuri,” pungkasnya.(muh)








