Bupati Berharap Lulusan Akbid Muara Enim Jangan Dulu Menikah

26.079 dibaca

MUARA ENIM, Buanaindonesia.com – Bupati Muara Enim, Muzakir Sai Sohar. berpesan kepada para lulusan Akademi Kebidanan (Akbid) Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Muara Enim untuk tidak menikah dulu, usai menempuh pendidikan. Muzakir menganjurkan lulusan untuk segera mengabdikan diri didaerah terpencil yang masih memerlukan jasa tenaga bidan. Hal tersebut disampaikannya pada saat menghadiri upacara yudisium ke-13, Akbid Pemkab Muara Enim yang digelar Gedung Akbid Muara Enim, Senin 15 Agustus 2016.

Menurut Muzakir, Akbid Pemkab Muara Enim sebagai institusi pendidikan telah mendidik mahasiswanya untuk menjadi tenaga bidan yang berkualitas. Karena itu, dia berharap lulusan bidan dapat berperan serta dalam pembangunan di bidang kesehatan terutama menurunkan angka kematian ibu dan bayi.

Advertisement

“Setelah menempuh pendidikan selama tiga tahun, lulusan bidan sudah ditunggu tugas dan pengabdiannya, jadi jangan langsung menikah karena masyarakat yang membutuhkan sangat menantikan jasa-jasa dari kalian,” kata Bupati.

Pemkab Muara Enim selaku penanggung jawab, juga akan terus memberikan perkembangan Akbid Muara Enim, agar lebih maju dan dapat bersaing dengan lembaga pendidikan lainnya di Indonesia. Hal itu menurutnya perlu dilakukan mengingat di era globalisasi persaingan tenaga kerja semakin ketat.

“Untuk menjadi bidan profesional bermodalkan ijazah tidaklah cukup, perlu mengikuti ujian kompetensi supaya layak menjadi bidan yang siap ditugaskan dimana pun,” urainya.

Sementara itu Direktur Akbid Pemkab Muara Enim, Rita Kamalia, mengungkapkan yudisium ke-13 Akbid Muara Enim tahun ini meluluskan sebanyak 134 mahasiswa, dari total 140 jumlah mahasiswa yang mengikuti pendidikan.

“Pada ujian akhir program ada sebanyak 6 mahasiswa yang dinyatakan tidak lulus sehingga tidak dapat nengikuti prosesi yudisium ini,” ungkapnya.

Bagaimana Menurut Anda?