BUANAINSUMSEL.COM, BANYUASIN – Puluhan Kontraktor memenuhi Kantor Dinas Pengelolaan Pendapatan Aset dan Keuangan Daerah (DPPKAD) Kabupaten Banyuasin Sumsel, hingga pukul 22:00 wib, kondisi tersebut disebabkan oleh belum keluarnya Surat Pencairan Dana (SPD) ke Bank, dampaknya. Para kontraktor belum bisa mencairkan dana APBD 95% dan 5% dana hutang APBD, Para kontraktor berharap, agar SPD segera dikeluarkan, agar mereka dapat mencairkan dana tersebut, sebab mereka mau membayar gaji pekerja, juga pembayaran bahan-bahan material.
“Kami berada disini sudah 14 Jam menunggu SPD yang kami minta, sebab tahun 2016 sebentar lagi habis, “Ucap salah satu Kontraktor yang tidak mau disebutkan namanya, saat dibincangi. BUANAINSUMSEL.COM, Jum’at. 30/12/16.
Dikatakannya, SPD sangat mereka harapakan, mengingat mereka mau membayar biaya yang telah di keluarkan selama membangun.
“Kami minta SPD tersebut segera dikeluarkan, sebab kami ini bukan mempunyai modal besar, kami mau membayar para pekerja kami, mau membayar material yang selama ini sebagian belum lunas, tolong prioritaskan kami,” ujarnya.
Dirinya berharap, Pemerintah Kabupaten Banyuasin dapat mengevaluasi DPPKAD, agar tidak lagi terulang hal seperti ini.
“Kami minta kedepannya, Penyelenggara pemerintah dapat memperbaiki permasalahan ini, jangan sampai hal ini terulang lagi keterlambatan dalam membayar hak para kontraktor, “tukasnya.
Senada dikatakan, Beni (45) Kontraktor yang ada di Banyuasin, dirinya sudah 3 bulan mengurus SPD di DPKAD setempat namun belum juga didapat.
“Saya sudah lama mengurus berkas saya di DPPKAD ini, hampir 3 bulan, namun hingga malam ini dan besoknya mau tahun baru, masih belum jelas SPD tersebut keluar apa belum”ucapnya.
Dirinya meminta, agar SPD tersebut dapat dikeluarkan secepat mungkin, bila SPD tersebut belum juga keluar kemungkinan dirinya bersama kawan-kawan akan terus bertahan.
“Kami akan terus bertahan sampai hak kami keluar, sebab SPD tersebut menyangkut Periuk Nasi kami dan para pekerja kami”ujarnya.
Sementara, pihak DPPKAD saat dimintai keterangan tampak sibuk mencari dan mengurus berkas para Kontraktor.








