Darah ini Mulai Menjamur Warung Remang-remang

40.432 dibaca

BUANAINSUMSEL.COM, BANYUASIN – Pamgkalan Balai adalah Kota kabupaten Banyuasin. Kini mulai “menjamur’ Warung remang- remang. Diantaranya, di  jalan Sekojo Pangkalan Balai Kelurahan Pangkalan balai Lingkungan IX Talang Kebang, Bahkan, diduga dijadikan tempat prostitusi.

Dari informasi yang didapat, Bila malam hari, para PSK tersebut sering berdiri di pinggir jalan Lingkar  yang merupakan jalur alternatif Jalan Lintas Sumatra (Jalinsum) Palembang-Jambi.  Dengan pakaian minim, wanita berbedak tebal dan lipstik menor itu, kerap memanggil pengendara yang lewat untuk mampir, diwarung tersebut selain menyediakan wanita pramusaji, pihak warung juga menyediakan makanan dan minuman untuk para pelanggan. Seperti pengakuan Kanjiman (16) (nama disamarkan) warga Pangkalan Balai, Dia pernah menikmati jajan kenikmatan di warung tersebut.

Advertisement

“Ceweknya lumayan berumur, mungkin sekitar 40 an, modal Rp 50 ribu bisa main ‘ohok-ohok’ ” Ucapnya saat dibincangi, awak media disekitar lokasi, Selasa. 03/01/17.

Dia melanjutkan,sepengetahuannya ada dua orang wanita di sana.

“Setahu saya ada dua, mungkin ada yang lain barangkali,” ujarnya.

Sama halnya dikatakan, Maimun (30) yang tinggal di Desa Lubuk Saung, pernah mendengar kalau warung itu meenjadi tempat prostitusi.

 “Ini sangat berbahaya, bisa merusak ahlak warga, dan remaja apalagi lokasi warung  sangat dekat dari sekolahan SMA, sangat rawan,” ungkapnya.

Dia menyayangkan pemerintah setempat tidak mengetahui hal ini. Karena jaraknya dengan komplek perkantoran dan kantor polisi juga sangat dekat.

“Kami harap segera dirazia, terkait benar atau tidaknya ada praktek pelacuran di sana, Pol PP harus turun,” katanya.

Sementara itu Kepala Satpol PP Banyuasim Antoni Liando saat dihubungi mengaku belum mengetahui adanya warung remang-remang tersebut.

“Belum ada laporan dari masyarakat, kendati demikian kami akan turun mengecek kebenarannya,” singkatnya

Bagaimana Menurut Anda?