Janda di Pagaralam Diberi Sosialisasi

19.243 dibaca
Janda di Pagaralam Diberi Sosialisasi
Janda di Pagaralam Diberi Sosialisasi

BUANAINDONESIA.COM, SUMSEL – Guna meningkatkan taraf hidup janda, Bappeda Kota Pagaralam mengadakan “Sosialisasi Kepala Keluarga Perempuan,” Senin (13/03/2017), di Balai Kota Pagaralam, Pagaralam, Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel).

Sosialisasi Kepala Keluarga Perempuan dibuka oleh Walikota Pagaralam, Ida Fitriati, dihadiri oleh Ketua DPRD Kota Pagaralam, Ruslan Abdul Gani, Kapolres Pagaralam, AKBP Pambudi, serta diikuti sekitar 300 orang dari Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan masyarakat Pagaralam (kepala keluarga perempuan).

Advertisement

Kepala Bappeda Kota Pagaralam, Zaitun, dalam laporannya menyampaikan, bahwa maksud diadakannya sosialisasi ini adalah untuk meningkatkan kesejahteraan sosial bagi seluruh kepala keluarga perempuan sehingga berdaya guna dalam menjalankan kehidupan yang selayaknya.

“Tujuan diadakannya sosialisasi ini adalah bagaimana memberikan solusi kepada kepala keluarga perempuan sehingga berdaya guna dalam kehidupan sebagaimana mestinya, serta memandirikan diri dalam meningkatkan taraf hidup yang layak bagi para kepala keluarga perempuan,” kata Zaitun.

“Berdasarkan Undang-undang Nomor 11 Tahun 2009 tentang Kesejahteraan Sosial, perempuan kepala keluarga adalah perempuan yang melaksanakan peran dan tanggung jawab sebagai pengelola rumah tangga, penjaga kelangsungan hidup keluarga, dan pengambil keputusan di dalam keluarga,” lanjutnya.

Selain itu, Kepala Bappeda Kota Pagaralam tersebut juga menyampaikan, bahwa jumlah kepala keluarga perempuan dari 35 kelurahan di Pagaralam adalah 1.119 (seribu seratus sembilanbelas) orang. Yaitu sebesar 3,2 persen dari jumlah kepala keluarga (KK) di Kota Pagaralam. Jumlah KK di Kota Pagaralam sebanyak 35.148 (tiga puluh lima ribu seratus empat puluh delapan) KK.

Kepala keluarga perempuan yang produktif (umur 19 s.d. 50 tahun) berjumlah 712 (tujuh ratus duabelas) orang, yang tersebar di 35 kelurahan.

Di Kecamatan Pagaralam Selatan sebanyak 129 orang, di Kecamatan Pagaralam Utara sebanyak 171 orang, di Kecamatan Dempo Selatan sebanyak 89 orang, di Kecamatan Dempo Tengah sebanyak 111 orang, dan di Kecamatan Dempo Utara sebanyak 212 orang.

Ida Fitriati dalam sambutannya yang sekaligus membuka acara sosialisasi, mengatakan bahwa seyogyanya yang menjadi kepala keluarga adalah laki-laki, namun perempuan yang menjadi kelapa keluarga adalah karena terpaksa.

Ida melanjutkan, “Kepala keluarga perempuan yang tertinggi berasal dari perempuan yang bercerai, baik cerai hidup maupun cerai karena meninggal dunia.”

“Agar Bappeda mendata dengan baik jumlah kepala keluarga perempuan. Serta secara bertahap diberikan pelatihan keterampilan agar mandiri,” tukas Ida.

Acara Sosialisasi Kepala Keluarga Perempuan ini akan berlangsung selama 3 (tiga) hari, sampai dengan tanggal 15 Maret 2017.

Bagaimana Menurut Anda?