Warga Kecamatan Dempo Tengah Pagaralam Segera Nikmati Air Bersih

20.030 dibaca
Acara sosialisasi Pekerjaan Pembangunan Sarana Penyediaan Air Baku Dempo Tengah Kota Pagaralam di kantor PDAM kecamatan Dempo Tengah Jl. Kol. H. Djarab, Sukajadi, Kel. Pelang Kenidai, Pagaralam, Sumatera Selatan, Senin (27/03/17).
Acara sosialisasi Pekerjaan Pembangunan Sarana Penyediaan Air Baku Dempo Tengah Kota Pagaralam di kantor PDAM kecamatan Dempo Tengah Jl. Kol. H. Djarab, Sukajadi, Kel. Pelang Kenidai, Pagaralam, Sumatera Selatan, Senin (27/03/17).

BUANAINDONESIA.COM, SUMSEL – Kabar baik buat warga Pagaralam khususnya warga kecamatan Dempo Tengah, pasalnya tidak lama lagi air bersih dapat dinikmati warga di daerah itu. Sebab, saat ini tengah dilakukan sosialisasi Pekerjaan Pembangunan Sarana Penyediaan Air Baku Dempo Tengah Kota Pagaralam.Iklan rumah banyuasin

Sosialisasi dilakukan di kantor camat Dempo Tengah Jl. Kol. H. Djarab, Sukajadi, Kel. Pelang Kenidai, Pagaralam, Sumatera Selatan, Senin (27/03/17).

Advertisement

Acara tersebut dihadiri oleh Walikota Pagaralam, Ida Fitriati, Asisten II Sekda Kota Pagaralam, Syafran, Camat Dempo Tengah, Rismawati, Kabid Dinas PUPR Pagaralam, Indra Gunawan, Pelaksana Teknis Balai Besar Wilayah Sungai Sumatera VIII Kementerian PUPR, Dian, serta diikuti masyarakat Kecamatan Dempo Tengah.

Dalam paparannya, Dian mengatakan, bahwa Pembangunan Sarana Penyediaan Air Baku itu berasal dari usulan Pemkot Pagaralam, melalui Dinas PUPR pada tahun 2015.

“Tahun 2017 ini baru bisa terlaksana pembangunannya, dengan menggunakan dana APBN, melalui Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Sumatera VIII,” katanya.

Dian melanjutkan, Pipa yang akan digunakan sepanjang lebih kurang 11 km, dengan diameter pipa 8 inchi, sedangkan kapasitas air sebesar 20 liter per detik.”

“Wilayah yang menjadi target layanan adalah Desa Pelang Kenidai, Desa Sukajadi, Desa Karang Dalo, Desa Simpang Bacang, Desa Aur Duri, dan 2 desa terdekat lainnya,” kata Dian.

Sementara itu, Ida Fitriati, dalam sambutannya, mengatakan bahwa ketika dirinya baru menjabat walikota, air bersih di Pagaralam baru 19 persen memenuhi masyarakat. Padahal menurut MDGs, setiap kabupaten/kota minimal terpenuhi air bersih sebesar 60 persen.

Ia mengingatkan, agar jangan terjadi kerusuhan pada saat pelaksanaan pembangunannya. “Kalau ada masalah, jangan ribut, jangan ambil tindakan sendiri. Kita duduk bersama, diskusi mencari penyelesaian,” serunya.

Bagaimana Menurut Anda?